Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kegigihan UMKM Surabaya, Berawal dari Lumpia di Stadion Kini Berdiri Kampung Lumpia

Sukarsipah (59) duduk melihat anak dan beberapa warga yang tengah membuat lumpia di teras samping rumahnya, Jalan Ngaglik, Gang Kuburan, Surabaya

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
GO INTERNASIONAL : Usaha Kampung Lumpia Surabaya yang kini menyebar hingga ke Malaysia. Sentra produksi yang dirintis sejak tahun 2000 ini dekat dengan Stadion Gelora 10 November. Di Surabaya, lumpia khas dengan penganan saat laga pertandingan sepakbola. 

Dari gang kecil di rumahnya, keluarga tersebut menggagas Kampung Lumpia di Surabaya.

“Dulu di kampung-kampung jualan, kalau ada (pertandingan) bola jualan di stadion. Bikin lebih banyak habis,” ujarnya.

Meski kandang klub bola Persebaya sudah berpindah di Stadion Gelora Bung Tomo, lumpia ala Kampung Lumpia tetap ramai pembeli.

Baca juga: Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ungkap Skema Menggratiskan Biaya Seluruh Siswa SMP Swasta

Rata-rata 7.000 hingga 15 ribu lumpia diproduksi dari dapur rumah Sukarsipah. Satu biji lumpia dijual Rp1.500 jika belum digoreng, dan Rp1.800 yang siap santap.

Yang awalnya hanya diambil oleh pedagang di sekitar stadion dan Pecindilan Surabaya, kini dikirim ke beberapa kota seperti Sidoarjo, Gresik, Yogyakarta, Solo, hingga dibawa ke Malaysia.

“Saya selalu bilang ke anak-anak, lihat ke bawah. Jangan sombong, lihatlah dulu bagaimana kita dulu. Yang sederhana saja, saya kasih amanat seperti itu,” tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved