Berita Viral
Pantas Kepsek SMP Negeri Santai Tilap Dana BOS Rp1,8 Miliar, 4 Tahun Cuma Dikelola Bersama Bendahara
Seorang kepala sekolah atau Kepsek SMP dan bendahara rugikan negara Rp 1,8 M karena korupsi dana BOS.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
"Yang saya baca di berita itu dengan menyeret nama klien saya, adalah tidak ada kaitan sama sekali. Jelas itu rekaman, tidak ada sebut nama pak SG (kliennya)," ujar Oki.
Karena itu, laporan pelapor yang tengah ditangani Unit Ekonomi Satreskrim Polres Binjai itu tidak tepat sasaran. Ia juga menjelaskan hubungan kliennya dengan pelapor.
"Dengan Anwar sendiri, klien saya kenal tapi terkait dengan Doni atau (jabatan) Direktur PDAM Tirta Sari itu, tidak ada klien saya mengetahui. Klien saya diajak ikut menandatangani sebagai saksi saat penyerahan uang dari Anwar kepada Doni," ucap Oki.
Ia menduga, ada sebuah cipta kondisi yang dilakukan oleh pelapor. Soalnya, uang yang diperoleh Anwar untuk suap itu dari kakaknya atas nama Zulhendar, yang dikirim ke rekening SG.
"Jadi gini, dengan sedemikian rupa menyeting itu. Diminta lah nomor rekening klien saya untuk menerima transfer dari saudara Anwar (Zulhendar), lalu dicairkan dan diserahkan kepada Anwar untuk diberikan langsung kepada DN," kata Oki.
"Kenapa gak langsung saja (Anwar ke DN), ngapain numpang transfer," sambungnya.
Baca juga: Sosok Guru Ancam Murid Tak Ungkap Pungli di Sekolah, Sebut Dana BOS Tak Cukup, Bro Ron: Akal Sehat
Dalam perjalanan pengurusan, tim penjaringan calon direktur PDAM Tirtasari periode 2024-2029 menyatakan, Zulhajji Lubis tidak jebol secara administrasi karena usia.
Saat mendaftar, usia Zulhajji 33 tahun, sementara syaratnya minimal 35 tahun.
Buntutnya, uang suap yang diduga sudah disetorkan Anwar kepada DN tidak pulang dan berujung laporan ke Polres Binjai. DN hingga kini belum diambil keterangan oleh penyidik.
Diduga DN sudah kabur meninggalkan Kota Binjai.
"Kami akan buat langkah hukum secara pidana atau perdata ketika pelapor menyeret nama klien saya lagi. Sebab jelas dalam rekaman percakapan yang beredar luas itu, tidak ada disebut nama pak SG," kata Oki.
"Penyidik juga harus memanggil DN, cari itu DN di mana. Supaya jelas dan terang benderang perkara ini, ada unsur suap pada kasus ini, yang masuk dalam perilaku koruptif," pungkasnya.
Rekaman percakapan suara durasi 2 menit lebih itu membahas soal uang yang diduga sudah disetorkan DN kepada wali kota.
Tujuannya agar Zulhajji dapat duduk di kursi empuk pada perusahaan daerah yang mengurusi air minum di Kota Binjai.
Hasil tim penjaringan memilih Ashari sebagai Direktur PDAM Tirtasari periode 2024-2029.
Ashari merupakan pegawai di perusahaan daerah tersebut dan sempat menjabat pelaksana tugas karena Taufik selaku Direktur PDAM Tirtasari sebelumnya ditetapkan tersangka oleh Kejari Binjai atas dugaan korupsi yang merugikan negara hampir Rp1 miliar.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Kepsek SMP dan bendahara rugikan negara Rp 1 milia
korupsi anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah
Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
SMPN 9 Ambon
penggelapan uang
TribunJatim.com
Tribun Jatim
| Viral Guru Sugio Tolak MBG, Sekolah Protes Pengiriman Selalu Terlambat sampai Siswa Sudah Pulang |
|
|---|
| 12 Jam seusai Dadan Hidayana Dicopot, Kantor BGN Digeledah Kejagung, Karyawan Tak Bisa Naik |
|
|---|
| Awal Mula Dandi Pemuda Tulungagung Nikah Nenek Mendes yang Berusia 63 Tahun, Beri Mahar Rp 200 Ribu |
|
|---|
| Rincian Harta Kekayaan Seskab Teddy Indra Wijaya yang Balas Kritik Dino Patti Djalal Senilai Rp 20 M |
|
|---|
| Penyebab Rupiah Tembus Rp17.900 per Dollar AS Menurut Analis Mata Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pantas-Kepsek-SMP-Negeri-Santai-Tilap-Dana-BOS-Rp18-Miliar-4-Tahun-Cuma-Dikelola-Bersama-Bendahara.jpg)