Ramadan 2025

Niat dan Tata Cara Salat Tarawih Sendirian, Dilengkapi Doa Setelah Tarawih

Selain berjamaah, salat tarawih bisa dilakukan sendirian, dengan tata cara yang sama. Berikut bacaan niatnya.

Tayang:
KOMPAS.com/Garry Lotulung
SALAT TARAWIH - Ilustrasi salat tarawih secara berjamaah. Selain berjamaah, salat tarawih bisa dilakukan sendirian. Niat salat tarawih sendiri tersebut dibaca setiap kali sebelum takbiratul ihram. 

TRIBUNJATIM.COM - Salat tarawih merupakan ibadah sunah yang hanya bisa dikerjakan pada bulan suci Ramadan.

Waktu pelaksanaan salat tarawih adalah setelah salat Isya hingga menjelang fajar.

Selain berjamaah, salat tarawih juga bisa dilakukan sendirian, dengan tata cara yang sama.

Bagi umat Islam yang berhalangan salat tarawih secara berjamaah, berikut bacaan niat salat tarawih sendirian:

Usholli sunnatat taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa.

"Aku berniat sholat tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah SWT."

Niat salat tarawih sendiri tersebut dibaca setiap kali sebelum takbiratul ihram.

Baca juga: Sosok Pemberi Hadiah Mesin Cuci hingga Umroh ke Jemaah Salat Tarawih, Tradisi Sejak Tahun Lalu

Tata cara sholat tarawih

Baik salat sendiri maupun berjamaah, tata cara salat tarawih tidak ada perbedaan, kecuali niat.

Berikut tata cara salat tarawih:

  • Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca Al Fatihah
  • Membaca surat Al Quran
  • Rukuk
  • I'tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua

Setelah melakukan rangkaian di atas, Anda bisa mengulanginya pada rakaat kedua dan diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.

Baca juga: Sosok Imam Salat Tarawih Sambil Live TikTok, Dapat Saweran Tuai Pro dan Kontra, MUI Buka Suara

Umat Islam saat melaksanakan shalat tarawih berjamaah pertama di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018).
Umat Islam saat melaksanakan shalat tarawih berjamaah pertama di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018). (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Doa sholat tarawih

Setelah menjalani salat tarawih, baik 8 rakaat maupun rakaat, berikut doa yang bisa dibaca, dikutip dari Majmu' Syarif Kamil:

Allahumma shollii 'alaa sayyidina Muhammadin wal hamdu lillaahi rabbil 'aalamiin. Allaahummaj'alnaa bil iimaani kaamiliin wa lilfaraa'idhi mu'addiina wa lisshalaati haafizhiin wa lizzakaati faa'iliin walima 'indaka thaalibiin wa li'afwika raajiin wabilhudaa mutamassikiin wa 'anillaghwi mu'ridhiin. Wa fid dunyaa zaahidiin wa fil aakhirati raaghibiin wa bilqadhaa'i raadhiin wa binna'maa'i syaakiriin wa 'alal balaa'i shaabiriin wa tahta liwaa'i sayyidinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama yaumal qiyaamati saa'iriin. 

Wa 'alal haudhi waaridiin wa fil jannati daakhiliin wa minan naari naajiin wa 'alaa sariiril karaamati qaa'idiin wa bihuurin 'iinin mutazawwijiin wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiin wa min tha'aamil jannati aakiliin wa min labanin wa 'asalin mushaffan syaaribiin. 

Bi'akwaabin wa abaariiqa wa ka'sin min ma'iin. Ma'al ladziina an'amta 'alaihim minan nabiyyiina wash shiddiiqiina wasy syuhadaa'i wash shaalihiin wa hasuna ulaa'ika rafiiqaa. Dzaalikal fadhlu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliimaa. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wal hamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

"Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara sholat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadha-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad SAW), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang saleh. 

Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan sahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Demikian bacaan niat shalat tarawih sendiri.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved