Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Saling Melotot di Lampu Merah, Pengendara Motor ini Malah Ajak Temannya Mengeroyok usai Kalah Postur

Pengendara motor di Surabaya, Jawa Timur menjadi korban pengeroyokan. Peristiwa itu terjadi diketahui akibat saling melotot di lampu merah.

Editor: Torik Aqua
Pexels/Ravi Roshan
Ilustrasi kunci motor - Pengendara motor dikeroyok akibat saling melotot di lampu merah, pelaku kalah postur panggil teman. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengendara motor di Surabaya, Jawa Timur menjadi korban pengeroyokan.

Peristiwa itu terjadi diketahui akibat saling melotot di lampu merah.

Namun ketika cekcok, pelaku merasa kalah postur dari korban.

Hingga akhirnya berujung pengeroyokan.

Baca juga: Pemuda di Surabaya Keroyok Pengendara Motor saat Menunggu di Lampu Merah, Tak Terima Saling Melotot

Anggota Tim Unit Reskrim Polsek Tandes Polrestabes Surabaya menangkap seorang pelaku pengeroyokan pemuda berinisial M warga Menganti, Gresik di Jalan Balongsari Tama, Tandes, Surabaya. 

Tersangka berinisial AH warga Tandes, Surabaya. Ia tak melakukan pengeroyokan tersebut seorang diri, melainkan dibantu dua orang temannya, pelaku S dan T yang kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO). 

Kanit Reskrim Polsek Tandes Polrestabes Surabaya Iptu Jumeno Warsito mengatakan, kasus pengeroyokan tersebut bermula saat korban M berboncengan motor bersama pacarnya K dari arah Jalan Darmo Indah, Tandes, Surabaya, pada Selasa (4/2/2025).

Setibanya di persimpangan empat jalan (traffic light) Jalan Raya Balongsari, Tandes, Surabaya, pemotor korban berpapasan dengan pelaku S yang juga sedang bermotoran membonceng pacarnya.

Nah, ternyata korban dan pelaku saling pandang, sehingga menimbulkan kesalahpahaman sehingga memicu pertengkaran. 

Baca juga: Diwarnai Pengeroyokan, Aksi Balap Liar Meresahkan di Malang Dibubarkan Warga

Tak pelak, pemotor pelaku berhenti di bahu jalan, lalu dihampiri oleh korban.

Lalu, pecahlah pertengkaran diantara kedua belah pihak yang sempat diawali dengan percekcokan. 

Merasa kalah telak karena postur tubuhnya lebih kecil ketimbang korban.

Pelaku S akhirnya meminta bala bantuan dengan menelepon temannya, tersangka A dan Pelaku T yang masih buron itu, untuk mendatangi lokasi. 

Selain itu, ada juga seorang saksi AN yang tidak terlibat aksi pengeroyokan tersebut, dan datang ke lokasi seorang diri mengendarai motor pribadinya. 

Baca juga: 3 Pelaku Pengeroyokan Remaja di SPBU Jombang Dipenjara, Polisi Indikasi Bukan Oknum Perguruan Silat

"Sampai di lokasi tersangka A langsung memukul korban dengan tangan kosong. Karena kondisi tersangka A mabuk sehingga pelaku terjatuh," ujarnya, pada Kamis (6/3/2025). 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved