Pembacokan di Banyuwangi
Kronologi Pembacokan Brutal 3 Warga di TPU Banyuwangi, Cemburu hingga Kirim Tiga Eksekutor Bayaran
Kronologi pembacokan brutal 3 warga di TPU Banyuwangi, berawal cemburu istri diselingkuhi hingga kirim tiga eksekutor bayaran.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tiga tersangka eksekutor mulai membuntuti korban ketika pergi dari tempat adu kicau burung.
Di tengah jalan, MF yang membawa kedua senjata tajam itu menusukkan kerabit ke leher belakang korban.
"Sementara peran dua tersangka lain adalah memegangi korban dan menganiaya dengan tangan kosong," lanjut Rama.
Aksi para pelaku membuat warga sekitar panik.
Mereka berdatangan ke lokasi untuk melerai. Termasuk dua korban lain, yakni I dan HS.
Keduanya tak luput dari penyerangan tersangka dengan kerabit hingga terluka parah.
Polisi yang datang ke lokasi usai mendapat kabar penganiayaan berhasil mengamankan tersangka MF berserta senjata tajamnya.
Sementara BS dan AZ sempat kabur.
Otak penganiayaan, FPC, sempat datang ke Mapolsek Giri usai tersangka MF ditangkap.
Hal itu dilakukan sebab MF termasuk anggota keluarga jauh FPC.
Hal itu membuat polisi curiga hingga terungkap bahwa MF merupakan orang suruhan FPC.
FPC pun turut ditahan.
"Sementara kedua tersangka lain berhasil kami tangkap setelahnya," tutur Rama.
Polisi menjerat FPC dengan pasal 556 KUHP.
Sementara tiga tersangka lain dijerat dengan pasal 170 ayat 2 KUHP.
"Untuk korban, dua korban kondisinya sudah membaik. Sementara satu masih dirawat intensif di rumah sakit," tutur dia.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.