Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ratusan Sopir Bus Terminal Arjosari Malang Ikuti Tes Kesehatan, Pastikan Keamanan Saat Mudik Lebaran

Pastikan keamanan dan kenyamanan warga saat mudik Lebaran 2025, ratusan sopir bus di Terminal Arjosari Malang ikuti tes kesehatan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
TES KESEHATAN - Sejumlah sopir bus di Terminal Arjosari Malang mengikuti tes kesehatan, Kamis (20/3/2025). Dinas Kesehatan Kota Malang bersama Kemenhub RI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Polresta Malang Kota bekerja sama memeriksa kesehatan para sopir bus yang akan melayani perjalanan mudik saat momen Lebaran 2025. 

Nanang Kunandar, seorang sopir bus berpendapat, tes kesehatan sangat peting dilakukan jelang mudik Lebaran.

Sopir Bus Kalisari itu telah lolos tes kesehatan.

Menurutnya, keselamatan penumpang sangat ditentukan juga oleh kapasitas kesehatan sopir.

"Kita ini kan bawa banyak nyawa penumpang, jadi memang harus aman. Tes kesehatan ini salah satunya untuk memastikan sopir sehat," ungkapnya.

Saat momen Lebaran, Nanang dituntut ekstra melayani penumpang.

Ia melayani penumpang rute Malang-Surabaya, pun sebaliknya.

Nanang juga melayani perjalanan wisata.

Usai tes kesehatan, ia membawa vitamin dan paracetamol yang diberikan oleh petugas kesehatan.

Obat itu untuk mendukung kondisi tubuhnya agar tetap prima.

"Kami juga harus patuhi rambu-rambu selama di jalan. Di tempat saya bekerja, dituntut agar kecepatan tidak boleh di atas 110 Km/jam. Kami bawa Mercy, itu juga sudah dibatasi kecepatannya. Di atas 110 Km/jam tidak boleh. Jadi kami dituntut pelayanan dan di jalan tidak boleh ugal-ugalan. Di tol pun tidak ambil bahu jalan karena itu paling dilarang," ungkap Nanang.

Kepala Terminal Arjosari, Maria Margaret mengatakan, dalam jadwal rutin, ada 300-350 bus yang masuk terminal.

Pada saat mudik nanti, diperkirakan jumlahnya bisa bertambah dua kali lipat.

Pihak terminal telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang seperti penyekatan jalur dan penerangan.

"Paling banyak AKDP, kalau AKAP biasanya sampai 80 bus per hari. Ada peningkatan 100 persen prediksinya," katanya.

Jumlah penumpang juga diperkirakan bertambah. Dalam sehari, biasanya bisa mencapai 4.000. Saat Lebaran ini, diperkirakan sampai 8.000 penumpang datang ke Terminal Arjosari.

Maria meminta setiap sopir bus yang akan melayani mudik bisa betul-betul memperhatikan kesehatan.

"Kami rutin cek kesehatan setiap Lebaran dan Natal. Kami lakukan setiap ada perayaan besar, selalu dilaksanakan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved