Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pemkot Malang Temui Kementerian PU RI Bahas Peluang Revitalisasi Pasar Besar Malang

Pemerintah Kota Malang tengah mengupayakan melobi Kementerian PU RI agar rencana revitalisasi Pasar Besar Malang mendapat prioritas.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
EFISIENSI ANGGARAN - Kondisi Pasar Besar Malang, Jumat (7/2/2025). Pemerintah Kota Malang tengah mengupayakan melobi Kementerian PU RI agar rencana revitalisasi Pasar Besar Malang mendapat prioritas. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang tengah mengupayakan melobi Kementerian PU RI agar rencana revitalisasi Pasar Besar Malang mendapat prioritas.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, dirinya telah memerintahkan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, Kepala Dinas Koperasi, Perindustian, dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, dan Kadis PUPRKP Kota Malang, Dandung Djulharijanto untuk bertamu ke Kementerian PU RI.

"Saya telah perintahkan wakil saya dan Kadiskopindag dan Kadis PUPRKP untuk bisa menjelaskan," ujar Wahyu, Jumat (21/3/2025).

Wahyu akan mendengarkan laporan hasil pertemuan dengan Kementerian PU RI.

Ia mengatakan, progres rencana revitalisasi Pasar Besar Malang tetap diupayakan.

Pada saat retret di Magelang, Wahyu mendengarkan langsung pernyataan dari Menteri RU RI, Dody Hanggodo bahwa tidak ada program-program prioritas yang terkait dengan pasar, kecuali pasar yang telah dibangun multiyears.

"Progresnya kan memang belum ada kepastian, makanya saya menugaskan untuk bertemu Kementerian PU RI," ungkapnya.

Menjawab kekecewaan anggota Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang yang menilai Wahyu tidak menepati janji kampanyenya saat Pilkada 2024 Kota Malang, politisi Gerindra itu beralasan bahwa pada saat kampanye dahulu, ia masih membaca laporan forensik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Laporan dari ITS itu merekomendasikan agar bangunan pasar tidak dibongkar total, melainkan diperbaiki saja.

Baca juga: Hippama Tagih Janji Wahyu Hidayat Soal Penolakan Pembongkaran Total Pasar Besar Malang

Setelah ia menjabat sebagai wali kota, laporan terbaru dari Universitas Brawijaya Malang menyarankan agar pasar dibongkar total.

Wahyu berpegangan pada laporan terbaru studi kelayakan (FS).

Ia mengelak tidak memenuhi janji politiknya, melainkan mengikuti perkembangan terbaru untuk menentukan kebijakan.

"Saat saya bertemu perwakilan Hippama, saya sampaikan memang sepakat dengan yang dikeluarkan ITS. Nah, setelah saya mundur dari Pj Wali Kota Malang, kemudian ternyata ada FS baru. Nah, saat Pj oleh Pak Iwan, FS itu sudah digunakan," katanya.

Wahyu juga mengatakan kalau kondisi internal Hippama sedang ada tidak baik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved