Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Haji 2025

Sosok Akiyat Calon Jemaah Haji Tertua Asal Lamongan, Berumur Nyaris Seabad, Menangis Haru: Bersyukur

Bersyukur, itu yang terucap dari mulut nenek berusia 99, 9 tahun bernama Akiyat binti Ngat merupakan warga Desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
CJH TERTUA - Atiyat adalah calon jemaah haji (CJH) tertua asal Lamongan. Ia akan berangkat ke Tanah Suci bersama 78 jemaah lansia lainnya, Selasa (22/4/2025) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN  - Bersyukur, itu yang terucap dari mulut nenek berusia 99, 9 tahun bernama Akiyat binti Ngat merupakan warga Desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, Lamongan.

Di usianya kurang 3 bulan genap 100 tahun, Akiyat diberi kesempatan sebagai salah satu calon tamu Allah yakni calon jemaah haji (CJH) asal Lamongan dan sebagai CJH tertua.

Usinya nyaris satu abad. Meskipun usianya yang sudah lanjut, Akiyat mengaku masin diberi kesehatan yang prima dan siap berangkat menuju Haromain.

Baca juga: Stabilkan Rantai Pasokan dan Harga Ikan, Pemkab Lamongan Bakal Bangun Pasar Baru dan Cold Storage

Akiyat binti Ngat  lahir pada 9 Desember 1925.  Akiyat masih tampak sehat dan kuat saat mengikuti manasik massal yang digelar di halaman masjid Namira selama dua hari Jumat (18/4/2025) - Sabtu (19/4/2025).

Akiyat mendaftar untuk menjadi calon tamuNya, pada tahun 2020 di KBIHU Matholiul Anwar dan kini menjadi salah satu dari 79 CJH lansia asal Lamongan yang akan berangkat pada tahun ini.

Diceritakan Tutus,  cucu Akiyat, bahwa keluarga  tidak menyangka neneknya bisa berangkat haji pada tahun ini.

"Ketika kami mendapat informasi bahwa nenek masuk CJH tahun ini, seluruh keluarga merasa haru dan bahagia. Nenek pun tidak henti-hentinya menangis mendengar kabar tersebut," ungkap Tutus.

Pihak keluarga berharap agar nenek mereka dapat selamat sampai ke Tanah Suci dan kembali ke Tanah Air dengan sehat, serta menjadi haji yang mabrur dan diridhoi Allah SWT. 

"Kami semua mendoakan yang terbaik untuk nenek. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami," tambahnya.

Baca juga: Suasana Misa Kamis Putih di Gereja Santo Fransiskus Xaverius Lamongan, Berjalan Aman dan Khidmat

Akiyat berangkat haji tidak seorang diri, nenek ini akan didampingi oleh anaknya bernama Suwito (60) yang daftar pada 2013. Selain itu ada lima anggota keluarga lainnya yang akan bersama Atiyat, termasuk suaminya.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur mengatakan, bahwa Atiyat merupakan CJH Lamongan tertua.

"Kalau yang lansia ada 79 calon jemaah haji, nah mbah Akiyat itu usianya yang paling sepuh. Tapi sehat betul orangnya," kata Abdul Ghofur.

Abdul Ghofur menambahkan, bahwa dari hasil pemeriksaan  para puluhan CJH lansia itu dipastikan Istitaah semua.

Dengan semangat dan harapan yang tinggi, para lansia termasuk Akiyat siap menjalani perjalanan spiritualnya ke Tanah Suci, menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda untuk terus berusaha mewujudkan impian mereka, tidak peduli seberapa besar tantangan yang dihadapi.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved