Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Dedi Mulyadi Persilakan Orang Tua Serahkan Anaknya yang Bermasalah untuk Dibina di Barak TNI

Kang Dedi Mulyadi menyebut, hal ini membuat pihaknya akan menempatkan pelajar bermasalah di Jawa Barat akan dibina di barak TNI.

Editor: Torik Aqua
Instagram/dedimulyadi71
GERAM ANAK JALANAN - Tangkapan layar unggahan kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Kamis (10/4/2025). Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beri alasan kenapa ingin kirim siswa ke barak TNI. 

4 sosok anak yang bakal dikirim oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ke barak militer.

Sejumlah siswa nakal akan menjalani mendidikan wajib militer.

Dedi Mulyadi menyebutkan sejumlah kriteria siswa yang kemungkinan bisa untuk menjalani program tersebut.

Selain itu, jadwal pendidikan tersebut juga sedang dirancang oleh Dedi Mulyadi.

Baca juga: Dedi Mulyadi Bakal Kirim Siswa SMA Sederajat ke Barak Demi Jalani Pendidikan Militer

PANGKAS DANA HIBAH - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat dijumpai di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi pada Senin (17/4/2025). Dana hibah untuk pesantren di Jabar dipangkas dalam pergeseran anggaran pendapatan daerah (APBD) 2025.
PANGKAS DANA HIBAH - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat dijumpai di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi pada Senin (17/4/2025). Dana hibah untuk pesantren di Jabar dipangkas dalam pergeseran anggaran pendapatan daerah (APBD) 2025. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Kriteria pertama adalah siswa-siswa yang sering melakukan tawuran.

Kedua, siswa yang sering mabuk-mabukan.

Ketiga, siswa yang sering bermain game 'Mobile Legends'.

Keempat, siswa yang terus menerus bolos sekolah, padahal sudah berpamitan kepada orang tua untuk ke sekolah.

Hal tersebut diungkap Dedi di di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2025).

Dedi menegaskan, siswa-siswa nakal yang sering melakukan pengancaman hingga melawan orang tua juga akan dimasukkan ke barak militer.

Termasuk juga siswa-siswa yang sering membuat keributan di sekolah.

"Tukang tawuran, tukang mabuk, tukang main Mobile Legends."

"Anak-anak yang bolos terus, dari rumah berangkat ke sekolah, tapi nggak sampai sekolah," kata Dedi Mulyadi, dilansir WartaKotalive.com, Selasa (29/4/2025).

Diketahui, rencana Dedi Mulyadi untuk  melakukan pembinaan siswa di barak militer ini muncul setelah ia mengusulkan agar siswa yang berulang-kali melakukan pelanggaran berat dapat digembleng dalam lingkungan militer.

Hal itu dilakukan untuk menanamkan rasa disiplin dan tanggung-jawab pada anak-anak yang dikenal bandel ini.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved