Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ibadah Haji 2025

Ada 4 CJH Bondowoso Berangkat Lebih Awal ke Tanah Suci, Kemenag Beber Alasannya

Kemenag Bondowoso telah memberangkatkan 4 orang calon jemaah haji (CJH) pada Kamis (1/5/2025) kemarin.

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/SINCA ARI PANGISTU
MANASIK HAJI - 615 CJH Bondowoso melakukan manasik haji dengan mengenaka pakaian ihram di depan Masjid Agung At Taqwa, pada Rabu (30/4/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Kemenag Bondowoso telah memberangkatkan 4 orang calon jemaah haji (CJH) pada Kamis (1/5/2025) kemarin.

Mereka diberangkatkan lebih awal dibanding CJH lainnya yang dijadwalkan pada 11 Mei mendatang.

Empat jemaah haji tersebut diberangkatkan sekitar pukul 12.00 WIB menuju Asrama Haji di Surabaya.

Menurut Kasi Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Bondowoso, Suharyono, empat orang CJH ini diberangkatkan lebih awal karena ada kursi kosong di kloter 3.

Keempatnya terpilih untuk berangkat karena visa haji mereka sudah keluar. Jadi mau tidak mau harus diberangkatkan.

Baca juga: Mengenal Gunung Saeng di Bondowoso, Lokasi Jatuhnya Pendaki Asal Jember, Jalur ke Puncak Ekstrem

"Mereka masuk kelompok terbang (Kloter) 3, bergabung dengan Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Jombang," ungkapnya dikonfirmasi pada Jum'at (2/5/2025).

Adapun ke empat CJH dimaksud yakni Sikap Hutomo dan Ahmad Ageng Hutomo, warga RT 003/RW 02 Kelurahan Kotakulon.

Dua jemaah lainnya adalah Miftahun Nikmat dan Untung Prastiono, warga Desa Taman RT 14/RW 002 Kecamatan Tamankrocok.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari Kanwil provinsi, bahwa kloter 4, 5 dan 6 diperkirakan juga open seat.

Sehingga kata dia, Kemenag Bondowoso juga harus mendata yang sudah keluar visa hajinya.

Sementara untuk Bondowoso lanjut dia, dari 615 jemaah haji tidak semua visa hajinya keluar.

Namun demikian, setelah dicek memang ada beberapa yang sudah keluar tapi penggabungannya belum keluar. Sehingga tidak bisa dipisahkan atau tidak bisa diberangkatkan salah satunya.

Baca juga: Update Pencarian Pendaki Jatuh di Gunung Saeng Bondowoso, Tim SAR Tertahan Kabut dan Gerimis

“Kita juga cek, anaknya keluar visanya tapi orang tuanya tidak keluar. Kita sampaikan ke Kanwil dalam kasus seperti ini tidak bisa diberangkatkan salah satu, semua harus berangkat,” paparnya.

Sementara jemaah haji Bondowoso yang masuk kloter 38 dan 39 dijadwalkan berangkat 11 Mei. Dia berharap visa haji untuk Bondowoso bisa keluar semua.

“Misalkan tidak keluar, harus ikut kloter berikutnya. Tidak bisa dipaksakan semua harus berangkat ke Asrama Haji Surabaya,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved