Harus Setor ke Narapidana Rp 400 Ribu, Preman ini 2 Tahun Palak Pedagang, Kirim Uang Lewat DANA
Seorang preman palak sejumlah pedagang karena diperintah narapidana. Peristiwa ini terjadi di Aceh.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
MN tak ditahan dan hanya dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan yang menyatakan tak akan lagi mengulangi hal yang sama ke depan.
"Yang bersangkutan hanya kita bina, namun kasus ini juga masih dalam pendalaman lebih lanjut," ujar M Jabir.
Berita Lain
Sebuah pabrik minuman ditutup paksa preman karena masalah utang.
Pabrik itu berada di kawasan industri, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
17 orang pun telah ditangkap dan 4 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.
Keempat tersangka tersebut berinisial EW, MQ, IT, dan NM.
Diketahui, pelaku menutup paksa pabrik minuman menggunakan rantai.
Kapolsek Gunung Putri, AKP Aulia Robby Kartika Putra, menyatakan aksi premanisme ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari pihak perusahaan.
Saat itu, datang beberapa laki-laki tidak dikenal menutup pintu perusahaan menggunakan rantai. Pintu gerbang kemudian digembok dari luar.
Akibatnya, karyawan tidak bisa masuk dan aktivitas produksi pun terganggu atau terhenti.
"Piket fungsi menuju ke lokasi perusahaan dan mendapati beberapa laki-laki tidak dikenal berada di dalam dan di luar perusahaan. Selain itu, pagar perusahaan dalam keadaan digembok dari luar," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (17/5/2025), melansir dari Kompas.com.
Setelah itu, para pelaku langsung diamankan dan digelandang ke Mapolsek Gunung Putri untuk dilakukan pemeriksaan.
Kepada polisi, para pelaku mengaku bahwa penyegelan itu dipicu masalah utang piutang.
"Mereka bermaksud menagih utang dan kemudian melakukan penggembokan pintu pagar perusahaan dengan menggunakan rantai dan digembok dari luar gerbang sehingga karyawan tidak bisa masuk bekerja dan kegiatan produksi terganggu," ungkapnya.
Baca juga: Preman Ngamuk Tak Diberi Uang Padahal Warga Parkir di Rumah, Pelaku Ancam Merantai Mobil Korban
Imbas Sejumlah Agen Menarik Produknya, Emak-emak di Mojokerto Beralih ke Beras Premium Lokal |
![]() |
---|
Pemain Asing Madura United Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Massa Aksi Solidaritas Affan Bakar Water Barrier, Kapolresta Malang Kota: Penabrak Sudah Ditahan |
![]() |
---|
Basha Market Surabaya 2025 Suguhkan Instalasi Emas dan Ruang Kolaborasi Kreatif Fesyen hingga Seni |
![]() |
---|
Pimpin Apel Peringatan Hari Pramuka ke-64 Kwarcab Nganjuk, Bupati Kang Marhaen: Gerakan Besar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.