Kisah Bahagia Pengantin Muda di Ponorogo, Bertemu di Jepang hingga Menikah di RS: Hari Baik
Pasangan pengantin Desy Umi Lutviana (23) warga Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jatim dan Rizky Wijaya Putra (27)
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pasangan pengantin Desy Umi Lutviana (23) warga Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jatim dan Rizky Wijaya Putra (27) warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah lega setelah saksi mengucapkan sah karena pernikahan mereka.
Perasaan lega ini bukan tanpa sebab. Pasangan yang bertemu di Jepang karena sama-sama menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sah menjadi suami istri walaupun melangsungkan pernikahan di Rumah Sakit Umum Aisyiyah (RSUA), Jalan dr Sutomo, Ponorogo, Jatim, Senin (2/6/2025).
Pernikahan tetap dilangsungkan walaupun mempelai perempuan Desy Umi Lutviana dengan infus terpasang dan dirawat di RSU Aisyiyah Ponorogo.
Lantaran menurut hitungan jawa, hari ini, Senin (2/6/2025) hari baik.
“Tanggal dan hari baiknya hari ini. Jadi akhirnya menikah hari ini, walaupun di rumah sakit,” ungkap mempelai perempuan, Desy Umi Lutviana, Senin siang.
Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Ledakan Mercon di Ponorogo, Ada 5 Saksi Diperiksa Polisi, Segini Jumlah Petasan
Dia mengaku bahagia dan lega walaupun melaksanakan pernikahan di rumah sakit dan infus masih terpasang di tangan kirinya.
“Akad nikah memang sudah direncanakan hari ini, tanggalnya hari ini. Tanggal baik karena rencana sudah jauh hari. Tidak bisa ditunda . Weton pas nya hari ini,” tambahnya.
Dia kemudian berkisah bahwa ketemu dengan Rizky Wijaya Putra saat di Jepang. Saat dirinya detik-detik pulang ke Indonesia bertemu dengan Rizky Wijaya Putra.
“Mas nya komentar di TikTok pada tanggal 20 Agustus 2024. Lalu ketemu di bandara. Nah itu maharnya kan 20.824 yen, sesuai pertama ketemu,” urainya.
Mempelai pria, Rizky Wijaya Putra mengaku bahwa pertama kenal di media sosial Tiktok. Dia komentar pada tanggal 20 Agustus 2024 lalu.
“Komentarnya apa, tidak perlu diceritakan. Kemudian ketika istri saya ini pulang ke Indonesia kami bertemu di Bandara Jepang. Lalu keluarga saya melamarnya,” paparnya.
Menurutnya, pernikahan harus diselenggarakan sesuai kesepakatan kedua keluarga. Dan kesepakatan pernikahan digelar 2 Juni 2025 ini.
“Harus hari ini, harus digelar pernikahannya ini karena hitungannya begitu. Harusnya kalau gak sakit di KUA (Kantor Urusan Agama), ya karena sakit, di sini difasilitasi,” pungkasnya.
Suasana haru seketika menyeruak di ruang perawatan Masitah Rumah Sakit Umum Aisyiyah (RSUA) Ponorogo, Jalan dr Sutomo, Kelurahan Bangusari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim, Senin (2/6/2026).
pernikahan di rumah sakit
pengantin
RSU Aisyiyah Ponorogo
Pekerja Migran Indonesia (PMI)
hari baik
Jepang
Ponorogo
TribunJatim.com
| Profil Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026, Dominan di Kualifikasi Siap Beri Kejutan |
|
|---|
| Playground Alun-alun Merdeka Malang Rusak, DLH Sebut Kurangnya Pengawas |
|
|---|
| FKH Unair Edukasi Peternak Bojonegoro Manfaatkan Herbal untuk Kesehatan Ternak |
|
|---|
| Ayah di Madiun Rudapaksa Anak Kandungnya Selama Setahun, Kasus Terungkap Saat Korban Beli Bakso |
|
|---|
| KDRT Masih Mendominasi, Dinsos PPPA Sampang Fokus Lindungi dan Pulihkan Kondisi Korbannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Rizky-Wijaya-Putra-27-warga-Kabupaten-Grobogan-Jawa-Tengah-dan-Desy-Umi-Lutviana.jpg)