Kecelakaan di Kediri, 2 Truk Adu Banteng, 1 Sopir Terjepit Kabin, Warga Bantu Evakuasi

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di jalan umum Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
TERJEPIT - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di jalan umum Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Selasa (10/6/2025). Benturan keras antara kedua truk menyebabkan sang sopir Purwanto sempat terjepit di dalam kabin kendaraannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori

TRIBUNMJATIM.COM, KEDIRI - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di jalan umum Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 15.15 WIB.

Insiden ini terjadi akibat salah satu kendaraan oleng ke jalur berlawanan dan menabrak truk dari arah berlawanan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Iptu Budi Winariyanto menyebut kecelakaan bermula ketika sebuah truk bernomor polisi H 9517 HA yang dikemudikan oleh Purwanto (53) warga Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung melaju dari arah utara ke selatan.

Setibanya di lokasi kejadian, truk bermuatan itu mendadak oleng ke kanan dan melebar ke jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah selatan melaju truk bernopol AG 9915 EE yang dikemudikan oleh Sutadji (59), warga asal Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Baca juga: Kecelakaan di Jember, Odong-odong Bawa Murid TK Terguling, 4 Anak dan 5 Wali Murid Terluka

"Karena jarak sudah terlalu dekat dan kondisi kendaraan yang oleng, tabrakan adu banteng pun tidak bisa dihindari," jelas Iptu Budi saat dikonfirmasi, Rabu (11/6/2025).

Benturan keras antara kedua truk menyebabkan sang sopir Purwanto sempat terjepit di dalam kabin kendaraannya.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung membantu proses evakuasi.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Kediri, Pemotor Tewas Hantam Truk dari Arah Berlawanan, Melaju Terlalu Kanan

Meski sempat terjepit, beruntung nyawa Purwanto masih selamat. Dia hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini," imbuh Budi.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, polisi menduga sopir Purwanto mengantuk saat mengemudi, sehingga kehilangan kendali hingga kendaraannya keluar jalur. Kondisi jalan yang lurus dan monoton diduga menjadi salah satu pemicu rasa kantuk saat berkendara.

Baca juga: Kecelakaan Tragis di Blitar, Berhenti Isi Angin Ban, Sopir Truk Pasir Tewas Tergencet

Iptu Budi mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk tidak memaksakan diri saat merasa lelah atau mengantuk di perjalanan. 

"Lebih baik berhenti sejenak dan beristirahat daripada memaksakan diri dan berisiko mengalami kecelakaan. Keselamatan adalah yang utama," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved