Cak Ji Emosi, Banyak Warga Jadi Korban Penipuan Rumah, Modus Pengembang Dibongkar
Wakil wali kota Surabaya Armuji membongkar modus pengembang nakal yang berhasil tipu-tipu warganya.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq
TRIBUNJATIM.COM SURABAYA - Wakil wali kota Surabaya Armuji membongkar modus pengembang nakal yang berhasil tipu-tipu warganya.
Saking banyaknya korban, dia kaget dengan terus bertambahnya korban.
Cak Ji kaget saat mengetahui sudah ada ratusan warganya menjadi korban tipu-tipu rumah oleh pengembang tersebut.
Mereka rata-rata dijanjikan dibuatkan rumah dengan uang muka dan cicilan ringan.
Bahkan ada pula yang cash. Namun setelah dilunasi uang muka dan pelunasan, tidak ada serah terima kunci.
Baca juga: Baru Sadar Salah, Jan Hwa Diana Tulis Surat Maaf ke Cak Ji dan Eks Karyawan, Bakal Kembalikan Ijazah
Bahkan ada lokasi rumah yang masih berupa bangunan setengah jadi.
Sudah miliaran rupiah uang yang dikeluarkan warga untuk membayar janji palsu pengembang. Rumah yang "diiklankan" tidak sesuai kenyataan.
"Tidak hanya prank. Tapi itu sudah menipu. Saya tidak terima kalau warga saya kena tipu-tipu begini. Gendeng, nek atusan wong jadi korban," ujar Armuji yang semakin hari mendapat aduan warganya, Senin (7/7/2025).
Baca juga: Reaksi Cak Ji Soal Viral Video Surabaya Disebut Bigmo Kota Ter-L dan Sinyal Lemot: Enggak Masuk Akal
Pria yang akrab disapa Cak Ji ini saat ini tengah memediasi setidaknya tiga kelompok warga yang menjadi korban penipuan pengembang. Sebagian besar adalah korban penipuan rumah.
Termasuk rumah Cassie dengan dalih hasil lelang. Oleh PT properti diiklankan hingga menjebak warga Surabaya. Ada pula yang investasi modal dengan berbagai usaha tapi ujung ujungnya sama, penipuan.
Rata-rata korban terjebak. Tergiur dengan harga miring karena termakan iklan di medsos. Bahkan ada pengembang yang nekat pasang iklan di marketplace.
Baca juga: Reaksi Cak Ji usai Tahu Jan Hwa Diana Ditahan Kepolisian atas Kasus Perusakan : Jadi Pembelajaran
"Korban makin banyak. Kalau indikasi ada pidana penipuan begini, korban harus berani melaporkan ke pihak yang berwajib. Dan sudah banyak yang lapor ke Polda Jatim. Kami dukung pihak kepolisian membongkar aksi tipu-tipu begini," tandas Cak Ji.
Bahkan ada yang sudah sampai ke tahapan pengadilan. Ada warga yang minta refund, pengembalian uang. Ada pula yang minta bangunan rumah dituntaskan dan diserahterimakan. Tapi pengembang ternyata hanya semayan.
Cak Ji meminta agar pelaku penipuan pengembang memberikan hak-hak warga Surabaya.
| Telanjur Bayar Rp 60 Juta, Dua Orang ini Ditugasi Jadi Satpol PP tapi 2 Tahun Tak Digaji |
|
|---|
| Polisi Gerebek Istrinya Bersama Anggota DPRD di Kamar Kos, Muncul Beda Pengakuan |
|
|---|
| Sosok Hendro Prasetyo, Remaja Tuli Nganjuk yang Sukses Berikan Lukisan Pensil Buatannya ke Prabowo |
|
|---|
| Harta Kekayaan dan Isi Garasi Seskab Teddy Indra Wijaya yang Mencapai Rp 20 Miliar |
|
|---|
| Pabrik Arang di Pare Kediri Terbakar Hingga Merugi Rp30 Juta, Pemicu Diduga Mesin Blower |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/cak-ji-terima-aduan.jpg)