Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Fenomena Bediding Melanda, Dinkes Kota Batu Beber Penyakit yang Sering Muncul hingga Tips Tetap Fit

Fenomena bediding melanda Malang Raya, Dinkes Kota Batu beber penyakit yang sering muncul hingga beri tips agar tetap fit.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
istimewa
BEDIDING (Arsip) - Fenomena suhu dingin atau yang lebih dikenal dengan ‘bediding’ tiba. Beberapa hari belakangan, masyarakat Malang Raya, khususnya yang berada di Kota Batu, merasakan suhu yang lebih dingin dibanding hari-hari biasa, Selasa (8/7/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Fenomena suhu dingin atau yang lebih dikenal dengan ‘bediding’ tiba.

Beberapa hari belakangan, masyarakat Malang Raya, khususnya yang berada di Kota Batu, merasakan suhu yang lebih dingin dibanding hari-hari biasa.

Khususnya ketika memasuki malam hari hingga menjelang pagi hari.

Suhu udara di Kota Batu saat ini berada di rentang 16-23 derajat celcius. Suhu ini dapat berubah sewaktu-waktu dan juga tergantung wilayah.

Yang perlu diwaspadai, adanya suhu dingin ini juga rentan menimbulkan beberapa penyakit.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati, penyakit yang paling sering dialami masyarakat ketika suhu dingin ialah flu dan penyakit saluran pernapasan.

“Ya, ada beberapa penyakit yang rentan dialami saat suhu dingin, di antaranya Penyakit Saluran Pernapasan Akut (ISPA, red), flu dan pilek, hipotermia, asma, radang sendi, kulit kering dan pecah-pecah, hingga penyakit jantung,” kata dr Susana kepada Tribun Jatim Network, Selasa (8/7/2025).

Baca juga: Info Cuaca Jatim Kamis, 29 Mei 2025: Gresik Daerah Terpanas Suhu 26 Derajat, Batu dan Malang Dingin

Susana menjelaskan, penyakit ISPA kerap dialami ketika suhu dingin karena suhu dingin dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat virus dan bakteri lebih mudah masuk ke saluran pernapasan.

Gejalanya meliputi batuk, pilek, sakit tenggorokan dan demam.

Penyakit lain yang umum diderita saat suhu dingin ialah flu dan pilek, penyakit ini mirip dengan ISPA, namun seringkali disebabkan oleh virus influenza atau rhinovirus.

Gejalanya lebih spesifik seperti nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan yang parah.

“Bagi penderita asma, udara dingin dan kering dapat memicu serangan asma, menyebabkan sesak napas, batuk, dan mengi. Untuk hipotermia muncul ketika suhu tubuh turun drastis di bawah normal (di bawah 35 derajat celsius, red). Gejalanya bisa berupa menggigil hebat, kebingungan, bicara cadel, hingga kehilangan kesadaran. Ini adalah kondisi darurat medis,” ujarnya.

Suhu dingin menurut Susana juga dapat memperburuk sakit radang sendi atau arthritis karena memperburuk nyeri sendi pada penderita arthritis, terutama osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Selain itu suhu dingin juga dapat memicu penyakit jantung dan pembuluh darah karena menyebabkan pembuluh darah menyempit, meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung bekerja lebih keras. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved