Berita Terpopuler

JATIM TERPOPULER: Tangis Janda Gresik Edarkan Sabu - 1 Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Hilang

Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim, Rabu 9 Juli 2025.

Editor: Hefty Suud
KOLASE TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM - Istimewa/TribunJatim.com/PPIH Debarkasi Surabaya
BERITA JATIM TERPOPULER - (foto kiri) Janda Gresik jadi pengedar narkoba hanya bisa menangis saat press release di Mapolres Gresik, Selasa (8/7/2025). Mereka merupakan jaringan narkoba dari Banyuwangi, dan (foto kanan) Kloter awal pemulangan gelombang dua Debarkasi Surabaya tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jumat (28/6/2025). Jemaah haji gelombang dua, pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. 

TRIBUNJATIM.COM - Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim, Rabu 9 Juli 2025.

Berita pertama, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Golokan Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Senin (7/7/2025) malam.

Selanjutnya berita Yuyun Oktavia (45) asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik bersama Cicik Kristianto (41) asal Singorejo, Dahanrejo, Kebomas, Gresik hanya bisa tertunduk lesu. Mereka adalah bagian dari lima orang jaringan pengedar narkoba Banyuwangi.

Ada juga berita Sukardi, jemaah haji asal Kabupaten Malang yang dikabarkan hilang di Mekkah belum juga ditemukan.

Berikut selengkapnya berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (9/7/2025) di TribunJatim.com.

Baca juga: Cuaca Jatim Rabu 9 Juli 2025 Cerah Tapi Bediding, Waspada Flu & Pilek, Siap-siap Pakaian Hangat!

1. Haluan Menyalip Terlalu Jauh, Dump Truk Tabrak Pemotor di Gresik, Korban Tewas di TKP

KECELAKAAN MAUT GRESIK - Polisi saat melakukan olah TKP di jalan raya Desa Golokan Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Senin (7/7/2025) malam. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
KECELAKAAN MAUT GRESIK - Polisi saat melakukan olah TKP di jalan raya Desa Golokan Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Senin (7/7/2025) malam. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia. (ISTIMEWA)

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Golokan Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Senin (7/7/2025) malam.

Pengendara motor tewas ditabrak dump truk.

Korban adalah pemotor Honda Scoopy W 6573 GE, bernama Mas'ulil Mubdi Allaudza'i, berusia 26 tahun, asal Karang Tumpuk Campurejo RT 30/RW 09 Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

"Korban meninggal dunia mengalami luka pada kepala," ucap Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, Selasa (8/7/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas terjadi pada saat dump truk S 8302 UL yang di kemudikan Sumarno, 44 tahun, asal Jatirogo, Tuban berjalan dari arah barat ke timur.

Sesampainya di Jalan Raya Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik. Pengemudi dump truk S 8302 UL berniat mendahului mobil tidak dikenal di depannya.

"Pada saat mendahului mengambil haluan terlalu ke kanan dan pada saat bersamaan dari arah berlawanan (timur ke barat) terdapat sepeda Motor Honda Scoopy W 6573 GE yang dikendarai korban," tuturnya.

Dikarenakan jarak terlalu dekat kedua kendaraan mengalami benturan dan terjadi kecelakaan lalu-lintas.

Baca selengkapnya

2. Tangis Penyesalan Janda Gresik, Ngaku Nekat Edarkan Sabu Jaringan Banyuwangi Demi Hidupi Anak

PENGEDAR NARKOBA - Janda Gresik jadi pengedar narkoba hanya bisa menangis saat press release di Mapolres Gresik, Selasa (8/7/2025). Mereka merupakan jaringan narkoba dari Banyuwangi.
PENGEDAR NARKOBA - Janda Gresik jadi pengedar narkoba hanya bisa menangis saat press release di Mapolres Gresik, Selasa (8/7/2025). Mereka merupakan jaringan narkoba dari Banyuwangi. (TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM)

Yuyun Oktavia (45) asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik bersama Cicik Kristianto (41) asal Singorejo, Dahanrejo, Kebomas, Gresik hanya bisa tertunduk lesu. Mereka adalah bagian dari lima orang jaringan pengedar narkoba Banyuwangi.

Kedua perempuan asal Gresik ini berstatus single parent. Nekat menjadi pengedar narkoba untuk wilayah Gresik. Terlihat Cicik menangis menyesal saat dihadirkan dalam press release di Mapolres Gresik.

Kasatreskoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani mengatakan, lima tersangka pengedar sabu ini diantaranya, Iqbar Cahyo Kusumo, (22) asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik, Tomi Okta Siswanto (37) tahun, Desa Sukonatar, Banyuwangi, dan Dwi Yuli Susilowati (31) Desa Jajak, Gambiran Banyuwangi.

“Lalu kedua pengedar perempuan asal Gresik yang berstatus janda. Keduanya nekat melakukan bisnis haram, beralasan untuk menghidupi anaknya. Semuanya pengedar,” ujar Ahmad Yani, Selasa (8/7/2025).

Dalam menjalankan bisnis serbuk haram ini, para tersangka ini, membeli paket Rp 700 ribu, lalu diecer dijual.

“Sasaran peredaran yang dilakukan di Gresik, Surabaya, dan Banyuwangi," imbuhnya.

Kelima tersangka disangkakan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang Narkotika jenis Sabu lebih dari 5 gram, diancam dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 20 tahun

Baca selengkapnya

3. Nasib 1 Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Hilang di Makkah Belum Ditemukan, Kemenag: Terus Dicari

JEMAAH HAJI - Kloter awal pemulangan gelombang dua Debarkasi Surabaya tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jumat (28/6/2025). Jemaah haji gelombang dua, pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
JEMAAH HAJI - Kloter awal pemulangan gelombang dua Debarkasi Surabaya tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jumat (28/6/2025). Jemaah haji gelombang dua, pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. (Istimewa/TribunJatim.com/PPIH Debarkasi Surabaya)

Sukardi, jemaah haji asal Kabupaten Malang yang dikabarkan hilang di Mekkah belum juga ditemukan.

Padahal beberapa jemaah haji telah dipulangkan ke Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) masing-masing

Sebagaimana diketahui Sukardi merupakan warga Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Ia tergabung dalam KBIHU Wali Songo Kecamatan Kepanjen kloter 79.

Ketua KBIHU Wali Songo, Muhammad Aminuddin mengatakan jemaah telah dipulangkan ke Malang, kemarin Minggu (6/7/2025). 

"Alhamdulillah jemaah KBIHU Wali Songo sudah kembali ke tanah air dengan selamat," kata Aminuddin, Selasa (8/7/2025).

Namun, kepulangan 189 jemaah haji itu tidak disertai dengan Sukardi. Ia menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini kakek berusia 67 tahun itu belum juga ditemukan.

"Minus Pak Sukardim. Sampai hari ini belum ada berita ditemukan," tegasnya. 

Sementara itu, Staf Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Romdloni Suryono menambahkan bahwa proses pencarian jemaah haji hilang terus dilakukan meskipun masa haji selesai.

"Pencarian dilakukan hingga jemaah tersebut ditemukan baik dalam kondisi hidup maupun meninggal," tandasnya.

Pihak Kemenag Kabupaten Malang terus memonitor perkembangan pencarian Sukardi.

Baca selengkapnya

---

Berita Jatim dan Berita Viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved