Distribusi Seragam Gratis di Kota Malang Terhambat Bet Nama

Penyaluran seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di Kota Malang hingga 30 Juli 2025 baru mencapai sekitar 10 persen. 

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/BENNY INDO
BAGI SERAGAM GRATIS - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat membagikan seragam sekolah gratis untuk pelajar SD secara simbolis di SMP 6 Kota Malang pada 15 Juli 2025. Pemkot Malang masih belum merampungkan distribusi seragam gratis kepada seluruh sekolah negeri di Kota Malang hingga awal Agustus 2025. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Penyaluran seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di Kota Malang hingga 30 Juli 2025 baru mencapai sekitar 10 persen. 

Angka ini menunjukkan bahwa target Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang untuk merampungkan distribusi pada akhir Juli tidak bisa tercapai.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi akibat proses produksi seragam yang belum sepenuhnya tuntas. 

Ia menyebut komponen seperti bet nama membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama dari yang diperkirakan.

Dengan capaian tersebut, Suwarjana memperkirakan distribusi baru akan rampung paling cepat pada pertengahan Agustus 2025. Target awal akhir Juli dipastikan tidak bisa tercapai. 

“Sekarang ini progresnya baru sekitar 10 persen. Meskipun kami ingin cepat, ternyata produksi beberapa atribut seperti bet itu memang agak lama proses cetaknya. Mudah-mudahan pertengahan Agustus bisa maksimal,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).

Baca juga: Tunaikan Janji Politik, Wali Kota Malang Bagikan Seragam Sekolah Gratis, Targetkan 16 Ribu Penerima

SERAGAM SEKOLAH : Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada para siswa di SMP N 6 Kota Malang, Selasa (15/7/2025).
SERAGAM SEKOLAH : Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada para siswa di SMP N 6 Kota Malang, Selasa (15/7/2025). (tribunjatim.com/PURWANTO)

Baca juga: Senangnya Korban Curanmor di Kota Malang, Motor Dimodifikasi Maling Jadi Lebih Bagus

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin terburu-buru membagikan seragam dalam kondisi tidak lengkap. Hal itu justru dikhawatirkan akan membebani orangtua untuk melengkapi sendiri kekurangannya.

“Saya tidak mau seragam dibagikan setengah-setengah. Harus lengkap. Kalau tidak, nanti orangtua justru harus keluar biaya tambahan,” jelasnya.

Sambil menunggu seluruh distribusi selesai, orangtua siswa diminta tidak panik atau tergesa-gesa membeli seragam secara mandiri.

Menurut Suwarjana, siswa baru tetap diperbolehkan mengenakan seragam lama dari jenjang sebelumnya atau berpakaian bebas namun rapi.

"Tidak perlu terburu-buru, siswa baru SMP bisa pakai seragam SD dulu, siswa SD bisa pakai seragam TK. Atau cukup berpakaian bebas yang rapi saja,” tegasnya.

Pemerintah Kota Malang menyasar 7.159 siswa baru kelas 1 SD dan 6.637 siswa baru kelas 7 SMP negeri untuk mendapatkan seragam gratis.

Pemkot Malang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar pada tahun ajaran 2025/2026 untuk program seragam gratis ini.

Baca juga: Alasan Pengadaan Seragam Gratis Siswa di Kota Blitar Molor dari Jadwal

Aditya Ramadhan, seorang wali murid yang anaknya baru saja masuk ke kelas 1 madrasah berharap mendapatkan juga seragam gratis.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved