Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang Mobil Seruduk Penari Sound Horeg di Banyuwangi

Polisi mendalami kejadian mobil Toyota Innova yang menabrak penari (dancer) sound horeg yang merupakan peserta karnaval di Desa Sraten, Banyuwangi.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
KECELAKAAN - Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andi Restu Darmawan, Jumat (22/8/2025). Satlantas Polresta Banyuwangi mendalami kejadian mobil Toyota Innova yang menabrak peserta karnaval di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. 

Poin Penting:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Satlantas Polresta Banyuwangi mendalami kejadian mobil Toyota Innova yang menabrak penari (dancer) sound horeg yang merupakan peserta karnaval di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur.

Polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang dan akan memeriksa pihak-pihak terkait.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andi Restu Darmawan menjelaskan, olah TKP ulang dilakukan pada Jumat (22/8/2025).

Sebelumnya, usai kejadian, olah TKP telah dilakukan oleh aparat setempat.

"Kami masih dalami dulu. Karena kejadian ini berbeda dengan kecelakaan di jalanan seperti kecelakaan biasanya," kata Andi, Jumat (22/8/2025).

Rencananya, Satlantas juga akan memeriksa M (35), warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring, yang merupakan sopir Innova.

Informasi awal yang diterima Satlantas, kecelakaan itu terjadi akibat kelalaian sopir.

"Kemungkinan karena tidak fokus. Diduga sopir mau mengerem tapi keliru injak pedal gas," imbuhnya.

Mobil Toyota Innova menyeruduk penari (dancer) rombongan karnaval di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (20/8/2025) malam.

Empat peserta karnaval yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Mobil Seruduk Penari Sound Horeg di Banyuwangi, Empat Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Kapolsek Cluring, Iptu Putu Ardana menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi saat karnaval digelar di desa setempat.

Peserta tengah berjoget di depan sound besar dekat panggung, atau yang lazim disebut masyarakat dengan sound horeg.

Tiba-tiba mobil Innova hitam melaju dari belakang dengan kecepatan sedang dan menyeruduk beberapa orang peserta.

Dalam video yang beredar, para peserta karnaval tengah berjalan menghadap ke arah depan, yakni arah sound.

Kemungkinan besar, mereka tidak sadar bahwa sebuah mobil tengah melintas hingga menyeruduk sebagian dari mereka.

"Mobil yang menabrak itu adalah mobil pengiring perserta karnaval. Jadi mobil pembawa makanan dan minuman untuk rombongan," kata Iptu Putu Ardana, Kamis (21/8/2025).

Menurut dia, mobil tersebut merupakan rombongan dari kelompok peserta karnaval yang ditabrak.

Mobil dikemudian oleh seseorang berinsial M.

"Mobil yang dibawa saudara M ini adalah mobil matic. Sepertinya pengemudi kurang terbiasa membawa mobil itu. Sementara para penari menari di depan panggung, mobil tetap berjalan. Akhirnya menabrak beberapa dancer," ungkap dia.

Akibat tabrakan itu, empat peserta karnaval dilarikan ke RS Al-Huda Banyuwangi.

Keempat korban adalah SST, CK, ISI, dan LLH. Mereka merupakan warga Kecamatan Cluring.

"Tidak ada korban jiwa," tambah Putu.

Ia mengatakan, keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Kemungkinan, kejadian diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat penabrak dan korban berasal dari satu rombongan.

"Namun kami tetap menyarankan agar pihak keluarga melapor, meski nanti bisa diselesaikan secara kekeluargaan," imbuhnya.

Setelah kecelakaan itu, kegiatan karnaval masih berlanjut hingga pukul 22.00 WIB.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved