Virus Corona di Jawa Timur

Jumlah Kasus Covid-19 Jawa Timur Menyalip Jakarta, Gubernur Khofifah: Angka Kesembuhan Juga Tinggi

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Menkopolhukam Mahfud MD bertandang ke Gedung Negara Grahadi untuk berkoordinasi penanganan Covid-19 dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (23/6/2020) sore.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Angka jumlah kasus Covid-19 Jawa Timur menyalip Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Per hari ini kasus terkonfirmasi virus Corona ( Covid-19 ) Jawa Timur menduduki peringkat pertama secara nasional.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, angka kasus terinfeksi Covid-19 di Jawa Timur per malam ini ada di angka 10.886.

Angka kasus di Jawa Timur tersebut menyalip jumlah kasus penduduk DKI Jakarta yang terinfeksi Covid-19 sebanyak 10.796 kasus (berdasarkan rilis Gugus Tugas Pusat).

Pasalnya hari ini ada sebanyak 363 penambahan kasus baru yang diumumkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur.

Sedangkan penambahan kasus baru di DKI Jakarta ada sebanyak 205 kasus.

Daftar 31 Provinsi di Indonesia dengan Transmisi Lokal Covid-19, Jawa Timur Ada 8 Kabupaten

UPDATE CORONA di Tulungagung Jumat 26 Juni, Rekor Kesembuhan Tertinggi, 43 Pasien Covid-19 Sembuh

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan, adanya penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur karena beberapa sebab. Yang pertama adalah karena masih terus digelarnya tes massal Covid-19 di Jawa Timur.

Tes massal dilakukan di banyak daerah di Jawa Timur. Bahkan hingga di instansi terkecil dari satu daerah.

Tes massal ini dilakukan dengan menggerakkan Dinas Kesehatan yang ada di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Testing kita massif sekali. Rapid test Jatim sudah tembus 465.149. Swab test yang kita lakukan dengan metode PCR juga sudah tinggi sekali yaitu sudah dari 53.503, minggu ini bahkan sudah mencapai sekitar 14.000. Maka semakin banyak testing yang dilakukan tentu makin banyak muncul kasus pertambahan baru,” tegas Khofifah Indar Parawansa pada TribunJatim.com, Jumat (26/6/2020) malam.

Jatim Siap Gelar Pilkada Serentak 2020, Mendagri Ajak Masyarakat Angkat Isu Penanganan Covid-19

9.000 ASN Jatim Dites Massal Covid-19, Sebanyak 29 Didapatkan Positif Covid-19

Meski begitu, yang juga harus perlu dilihat, dikatakan Khofifah Indar Parawansa adalah tingkat kesembuhan Jawa Timur.

Saat ini angka kesembuhan di Jawa Timur sudah mencapai 33,24 persen.

Para pasien Covid-19 yang sembuh akan meninggalkan tempat karantina IAIN Tulungagung, Jumat (26/6/2020). (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Jawa Timur ini terus naik, dan update hari ini merupakan tingkat recovery rate tertinggi selama pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

“Angka kesembuhan Jatim juga terus naik. Per hari ini recovery rate Jatim ada di angka 33,24 persen. Total angka kasus sembuh Jatim ada sebanyak 3.619. Secara persentatif kesembuhan Jatim ini tertinggi kita selama pandemi,” ucap Khofifah Indar Parawansa.

Hasil Rapid Test 102 Petugas Verifikasi Faktual KPU Kota Blitar, 13 Orang Reaktif Covid-19

Wali Kota Sutiaji Sebut Empat PTN di Malang Lakukan Seleksi Mandiri Lewat Portofolio dan Online

Lebih lanjut dalam paparannya di rakor penanganan Covid-19 bersama Mendagri Tito Karnavian dan Menkopolhukam Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa memaparkan, sampai saat ini kasus terbanyak di Jawa Timur ada di Surabaya Raya.

Sebaran kasus Covid-19 ada sebanyak 66,9 persen di kawasan Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik). Dan sebanyak 48,9 persen sebaran dari Kota Surabaya.

Per hari ini, attack rate di Kota Surabaya saat ini adalah 191 orang per 100.000 penduduk.

Sedangkan attack rate Jawa Timur ada sebanyak 26,3. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan attack rate secara nasional sebanyak 18,6.

Respon Wali Kota Risma Soal Jokowi yang Beri Waktu 2 Minggu Angka Kasus Covid-19 di Jatim Turun

Warga Surabaya yang Tidak Pakai Masker dan Tak Bawa KTP Siap-siap Dikirim ke Liponsos Keputih

Terkait adanya arahan Presiden RI Joko Widodo yang meminta agar kasus positif Covid-19 Jawa Timur bisa turun dalam waktu dua minggu, Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah menyusun plan of action.

Namun akan dimatangkan dalam waktu dekat bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya.

“Dari enam arahan Presiden RI Joko Widodo yang disampaikan kemarin. Sekarang sedang kami matangkan. Dan semalam kami sudah koordinasikan bersama pangdam dan kapolda dari rencana aksi yang akan kami lakukan dalam rangka mengendalikan Covid-19 supaya lebih signifikan,” pungkas Khofifah Indar Parawansa.

Editor: Dwi Prastika

Berita Terkini