Pilkada Blitar

Hasil Rapid Test 102 Petugas Verifikasi Faktual KPU Kota Blitar, 13 Orang Reaktif Covid-19

Hasil rapid test terhadap 102 petugas verifikasi faktual data dukungan pasangan bakal calon perseorangan Pilwali Blitar 2020. 13 reaktif Covid-19.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA
Petugas verifikasi faktual menjalani rapid test di Puskesmas Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (25/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Blitar menyampaikan hasil sementara rapid test terhadap 102 petugas verifikasi faktual data dukungan pasangan bakal calon perseorangan Pilwali Blitar 2020, Jumat (26/6/2020).

Hasilnya, sebanyak 13 dari 102 petugas yang jalani rapid test dinyatakan reaktif virus Corona ( Covid-19 ).

"Hasil resmi berupa laporan dari Dinkes Kota Blitar ke KPU memang belum keluar. Tapi, hasil koordinasi sementara dengan Dinkes, menyebutkan ada 13 petugas yang reaktif rapid test," kata Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam.

Choirul Umam mengatakan, dari hasil itu, KPU Kota Blitar mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang sudah ditetapkan Dinkes.

Para petugas verifikasi faktual yang dinyatakan reaktif rapid test diminta isolasi mandiri selama 14 hari.

Petugas Ditarget Memverifikasi Faktual 30 Dukungan Calon Perseorangan Pilwali Blitar 2020

Tim Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Pilwali Blitar Jalani Rapid Test Sebelum Bertugas

"Sesuai protokol dari Dinkes, sejumlah petugas yang dinyatakan reaktif rapid test langsung dilakukan swab. Sambil menunggu hasilnya, mereka diminta isolasi mandiri selama 14 hari," ujarnya.

Terkait pelaksanaan verifikasi faktual, kata Choirul Umam, KPU Kota Blitar sudah menyiapkan tenaga pengganti untuk 13 petugas yang dinyatakan reaktif rapid test.

Para tenaga pengganti juga sudah dilakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif.

"Para tenaga pengganti sudah dilakukan rapid test hari ini dan alhamdulillah hasilnya nonreaktif," katanya.

Data Ganda Jadi Potensi Kerawanan Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Pilwali Blitar 2020

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Jumat 26 Juni, Tambah Dua Positif, Warga Desa Woromarto dan Paron

Choirul Umam menjelaskan, rapid test terhadap petugas verifikasi faktual ini sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam melaksanakan tahapan Pilwali Blitar 2020.

KPU Kota Blitar ingin memastikan para petugas yang terjun ke masyarakat dalam kondisi sehat dan bebas dari Covid-19.

"Untuk itu, kami meminta masyarakat yang namanya masuk di data dukungan tidak takut saat menerima petugas verifikasi faktual. Karena, petugas yang terjun ke lapangan sudah melalui protokol kesehatan dan dinyatakan sehat. Petugas juga dibekali alat pelindung diri saat turun ke masyarakat," katanya.

Dikatakannya, 13 petugas verifikasi faktual yang reaktif rapid test itu sebagian panitia pemungutan suara (PPS) dan sebagian lagi petugas tambahan.

Lakukan Swab Mandiri untuk Persyaratan ke Jakarta, Sopir di Kota Blitar Dinyatakan Positif Covid-19

Supraptiningsih, Guru yang Dipecat karena Kasus Tipikor Menang Lawan Bupati Tulungagung

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved