TPA Ngegong Kota Blitar Hampir Overload, DLH Rencanakan Pelebaran

DLH Kota Blitar fokus melakukan pengembangan tempat pembuangan akhir (TPA) di Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Samsul Hadi
TPA KOTA BLITAR: Kondisi gerbang masuk ke TPA Ngegong, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (17/12/2025). Tahun depan, DLH Kota Blitar fokus pengembangan TPA karena sudah hampir overload. 

 

Ringkasan Berita:
  • DLH Kota Blitar akan fokus mengembangkan dan melebarkan TPA Ngegong pada 2026 karena kapasitas sel TPA sudah mulai overload.
  • Volume sampah yang masuk ke TPA Ngegong mencapai sekitar 70 ton per hari sehingga dibutuhkan solusi jangka panjang berupa perluasan lahan.
  • Pengembangan TPA tetap direncanakan di sekitar lokasi lama demi efisiensi operasional, sekaligus untuk menampung residu meski ada rencana pengelolaan sampah dengan insinerator.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM I BLITAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar fokus melakukan pengembangan tempat pembuangan akhir (TPA) di Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, pada 2026.

Kepala DLH Kota Blitar, Jajuk Indihartati mengatakan, saat ini, kondisi TPA Ngegong sudah mulai overload atau kelebihan kapasitas.

"Tahun depan, kami konsen untuk pelebaran TPA Ngegong. Karena, TPA Ngegong saat ini selnya sudah mulai overload," kata Jajuk, Rabu (17/12/2024). 

Tiap hari, kata Jajuk, volume sampah yang masuk ke TPA Ngegong mencapai 70 ton.

Maka itu, perlu ada solusi jangka panjang berupa pelebaran lahan TPA untuk penampungan dan pengolahan sampah di lokasi.

"Meskipun nanti Wali Kota membuat alternatif pengelolaan sampah dengan insinerator, tetap perlu ada perluasan lahan TPA untuk pembuangan residu," ujarnya. 

Dikatakannya, DLH akan membuat kajian dan perencanaan pengadaan lahan untuk pengembangan TPA Ngegong mulai tahun depan. 

Baca juga: Sampah Kota Blitar Tembus 70 Ton per Hari, TPA Ngegong Hampir Overload

Termasuk perencanaan alternatif-alternatif paling bagus untuk pengembangan TPA Ngegong.

"Untuk lokasi tetap di sekitar TPA lama, karena kalau lepas dari lokasi lama, operasional kendaraan tidak efisien. Di sekitar TPA lama masih ada lahan dan masih masuk wilayah Kota Blitar," katanya. 

Di sisi lain, menurut Jajuk, DLH juga akan memperbanyak tempat pengolahan sampah (TPS) dengan sistem 3R, yaitu, Reduce, Reuse, Recycle di tiap kecamatan.

Dengan mengoptimalkan TPS 3R di tingkat kecamatan, harapannya volume sampah yang masuk ke TPA bisa berkurang. 

Sekarang, memang sudah ada TPS di sejumlah kelurahan, tapi proses pengolahan dan pemilahan sampah belum optimal.

"Kami juga akan mengoptimalkan TPS 3R di tiap kecamatan, sehingga sampah yang dibawa ke TPA sudah dalam bentuk residu," katanya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved