DPRD Jatim Soroti Fenomena Kriminalisasi Guru, Minta Ada Pemahaman Bersama

DPRD Jawa Timur meminta para guru tidak dibayangi rasa takut berlebihan dalam menjalankan proses belajar mengajar di sekolah

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
NGOBROL BARENG DEWAN - Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo saat hadir dalam Podcast Ngobrol Bareng Dewan di Studio TribunJatim Network di Surabaya beberapa waktu lalu.  

Ringkasan Berita:
  • DPRD Jawa Timur meminta guru tidak takut menjalankan tugas mendidik siswa.
  • Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo menegaskan guru dilindungi undang-undang.
  • Orang tua dan sekolah diminta mengedepankan dialog sebelum membawa masalah ke ranah hukum.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jawa Timur meminta para guru tidak dibayangi rasa takut berlebihan dalam menjalankan proses belajar mengajar di sekolah di tengah maraknya fenomena kriminalisasi guru.

DPRD Jatim pun meminta agar ada pemahaman bersama termasuk dari orang tua mengenai tindakan guru untuk mendisiplinkan siswa.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo menegaskan guru memiliki peranan penting dan sentral dalam pendidikan. Rasiyo yakin betul tidak ada guru yang dengan niat sengaja menyakiti siswa karena kebencian.

"Saya kira tidak ada guru yang menyakiti siswa, kemudian mendidik siswa menjadi tidak baik," kata Rasiyo seperti dikutip, Jumat (15/5/2026). 

Penjelasan Rasiyo ini disampaikan secara khusus saat berbincang dalam serial Podcast Ngobrol Bareng Dewan di Studio TribunJatim Network belum lama ini.

Secara khusus, Podcast ini mengangkat tema “Perlindungan Guru ditengah kasus kriminalisasi". 

Baca juga: DPRD Jatim Dorong Seluruh BUMD di Jawa Timur Berkinerja Optimal

Guru Diminta Tidak Takut Mendidik

Tema ini sengaja diangkat merespons beberapa kejadian sebelumnya dimana guru dilaporkan ke polisi setelah menegur siswanya. 

Menurut Rasiyo, lantaran begitu pentingnya peran guru, maka sudah seharusnya guru mendapat perlindungan. Jangan sampai guru dibayangi ketakutan saat mendidik siswa.

Sebab, guru tidak saja memberikan ilmu pengetahuan namun juga menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Rasiyo pun mewanti-wanti agar guru tidak perlu cemas berlebihan. 

"Makanya saya sering menyarankan kepada semua guru tidak usah putus asa karena guru itu dilindungi di dalam undang-undang," jelasnya. 

Rasiyo mengenang bagaimana saat ia sekolah jaman dulu. Menurutnya, guru memberikan teguran atau bahkan memberi hukuman saat siswanya melanggar, dapat dimaklumi.

Sementara saat ini, banyak yang salah persepsi. Begitu guru memberikan tindakan kepada siswa, ada yang menilai hal tersebut sebagai kekerasan. 

Rasiyo menginginkan ada pemahaman bersama mengenai peran guru dan bagaimana saat belajar mengajar.

Pemahaman ini tentu saja juga penting kepada para orang tua atau wali murid. Karena Rasiyo kembali menegaskan tidak mungkin guru akan menjerumuskan siswanya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved