Berita Blitar

Longsor di Jembatan Jalan CR Sukandar Blitar Bertambah Parah, Warga sampai Resah

Kondisi longsor di jembatan Jl CR Sukandar, Sananwetan, Kota Blitar, bertambah parah, Sabtu (2/5/2026).

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
JEMBATAN LONGSOR: Kondisi jembatan Jl CR Sukandar, Kota Blitar, yang rawan longsor masih ditutup untuk akses kendaraan, Sabtu (2/5/2026). Longsor di jembatan Jl CR Sukandar bertambah parah. 

"Beberapa kali masih terjadi longsor susulan, apalagi ketika hujan deras. Kondisi longsor tambah ke timur, mendekati rumah saya. Halaman rumah saya sudah ikut terseret longsor," ujarnya. 

Khawatir terjadi longsor lagi, Togar bersama keluarganya harus menyewa kamar kos hanya untuk tidur. 

Di rumah itu, Togar tinggal bersama istri, dua anak, dan ibu mertua. 

"Sekarang saya kos di gang sebelah, masih satu RT. Kamar kos hanya untuk tidur waktu malam. Kalau siang tetap aktivitas memasak dan mencuci di rumah," katanya.

Dengan sewa kamar kos, otomatis biaya hidup Togar bertambah. Tiap bulan, ia harus mengeluarkan uang sekitar Rp 500.000 untuk membayar sewa kos.

"Harapannya segera diperbaiki. Supaya kami merasa nyaman tinggal di rumah. Selain itu, aktivitas warga juga mudah, tidak perlu putar jauh kalau jalan sudah dibuka lagi," ujarnya. 

Perbaikan Jembatan Terkenda Anggaran

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar, Erna Santi mengatakan, saat ini, DPUPR sedang merencanakan perbaikan jembatan Jl CR Sukandar yang longsor.

Karena, kata Erna, peristiwa jembatan longsor terjadi pada awal tahun atau Januari 2026.

"Otomatis anggaran (perbaikan) belum tersedia. Kami juga akan mengusulkan ke pemerintah pusat jembatan darurat di lokasi. Nanti mana penangana yang paling cepat akan dilakukan," katanya.

Dikatakannya, DPUPR juga sedang mengusulkan anggaran sekitar Rp 600 juta untuk perbaikan jembatan Jl CR Sukandar. 

Dengan anggaran itu, DPUPR akan melihat bagian jembatan yang mana dulu yang perlu segera diperbaiki. 

"Bagian pondasi yang longsor di dua sisi, timur dan barat di sebelah utara. Targetnya, kalau anggaran tersedia, mungkin Juni 2026 bisa ditangani. Kendalanya memang anggaran belum tersedia," ujarnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved