Kemenag Bojonegoro Respons Kondisi MI Silahul Muslimin Koripan yang Memprihatinkan

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro akhirnya angkat bicara terkait kondisi bangunan MI Silahul Muslimin

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
SEKOLAH - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro akhirnya angkat bicara terkait kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Silahul Muslimin di Dusun Koripan, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, yang dinilai memprihatinkan. 

Terlebih saat musim penghujan tiba. Sungai tersebut kerap kali meluap sehingga memutus akses jalan warga. Alhasil anak-anak terpaksa tidak bersekolah. Kondisi inilah akhirnya membuat warga tergerak untuk membangun sekolah di dekat tempat tinggalnya.

"Karena jarak sekolah yang ada dari Dusun Koripan Desa Napis ini tergolong jauh, akhirnya ada antusias dari masyarakat untuk mengadakan pembelajaran di dusunnya," ujar Imam.

Imam menyebut saat ini total ada sekitar 51 anak yang menjadi murid di MI Silahul Muslimin yang diampu 4 guru merangkap tenaga administrasi.

Para siswa tersebut belajar terpisah didua tempat yang berbeda. Ada yang belajar di bangunan sekolah baru sedangkan lainnya belajar di Madin (Madrasah Diniyah).

"Yang belajar di bangunan sekolah baru ini ada 16 siswa. terdiri dari siswa kelas 3 itu ada 9 anak, siswa kelas 2 ada 4 anak, kemudian kelas 1 ada 3 anak," sambungnya.

Meski dalam kondisi yang sangat terbatas, Imam memastikan anak-anak dapat belajar dengan aman. Dia juga memastikan semua muridnya dapat meneruskan kejenjang pendidikan selanjutnya.

"Meski tidak ada langit-langitnya, insyaallah kalau hujan tetap aman. Harapannya fasilitas pendidikan untuk anak-anak di Dusun Koripan dapat ditingkatkan lebih baik, sehingga anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tenang," tutupnya

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved