Olimpiade Matematika di Bojonegoro Ricuh
Olimpiade Matematika di Bojonegoro Ricuh, Panitia Janji Bertanggung Jawab, Berikut Kronologinya
Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu diwarnai kepanikan, protes orang tua, hingga suasana tidak kondusif berujung olimpiade dihentikan
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Samsul Arifin
Namun karena kurangnya persiapan. Kamudian, minimnya pengaturan parkir, jalur keluar-masuk yang terbatas, serta tidak adanya petugas lapangan yang memadai menyebabkan arus kepulangan peserta dan wali murid menjadi tidak terkendali.
Baca juga: Berawal dari Ritual Dukun, Warga Temukan Ratusan Peluru dalam Gua Munggah Bojonegoro
Kemacetan panjang terjadi di sekitar lokasi, sementara di dalam gedung banyak anak-anak yang menangis dan histeris akibat berdesakan.
Meski kegiatan berakhir ricuh dan tidak sesuai dengan rencana, panitia memastikan akan tetap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Saat ini, pihak penyelenggara tengah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah untuk melakukan pendataan ulang peserta.
“Kami akan bertanggung jawab penuh, termasuk terkait pengembalian biaya pendaftaran. Karena pelaksanaannya memang belum selesai. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait mekanisme selanjutnya,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/panitia-olimpiade-matematika-bojonegoro-bakal-tanggung-jawab.jpg)