Dua Bocah Kembar di Bojonegoro Tenggelam saat Bermain di Sungai Mencari Ikan

Dua bocah kembar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Pacal.

Tayang:
TribunJatim.com/Misbahul Munir
BOCAH TENGGELAM - Dua bocah kembar Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur tewas tenggelam di Sungai Pacal, Desa Belun, Kecamatan Temayang, Jumat (30/1/2025). Keduanya bermain di sungai untuk mencari ikan. 

Ringkasan Berita:
  • Rendy dan Rindy, kembar usia 4 tahun, putra Roni Wijaya dan Wulan, hilang saat bermain di pinggir sungai Desa Belun, Kecamatan Temayang.
  • Sang adik terpeleset ke sungai karena bantaran licin, dan kakak yang berusaha menolong ikut terseret arus hingga keduanya tenggelam.

 

TRIBUNJATIM.COM - Dua bocah kembar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Pacal, tepatnya di wilayah Desa Belun, Kecamatan Temayang. 

Bocah berusia 4 tahun itu diketahui putra-putri pasangan pasangan Roni Wijaya (37) dan Wulan (33) warga setempat. 

Sebelum dilaporkan hilang, Rendy (kakak) dan Rindy (adik) (4) diketahui tengah bermain di pinggir sungai bersama seorang temannya.

Nahas karena kondisi licin, sang adik tiba-tiba terpeleset hingga tercebur ke sungai. 

Melihat adiknya terjatuh ke sungai, sang kakak yang bermaksud menolong justru ikut tenggelam.

Warga yang mengetahui hal itu, lantas berupaya melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Temayang. 

Kapolsek Temayang, AKP Eko Suwanto membenarkan tenggelamnya kedua bocah tersebut.

Menurutnya dua bocah kembar itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. 

"Korban sudah ditemukan dan dievakuasi oleh warga bersama petugas," kata Eko. 

Baca juga: Khofifah Resmikan 52 Sekolah Hasil Revitalisasi di Bojonegoro dan Tuban

Baca juga: Banjir Pekalongan Sengsarakan 450 Penumpang di Stasiun Bojonegoro, Perjalanan Kereta Api Dibatalkan

Tenggelam saat Cari Ikan

Kronologi hilangnya dua bocah itu, bermula saat mereka tengah bermain mencari ikan di sekitar Sungai Pacal. 

Namun, saat menyusuri sungai sang adik diduga terpeleset lantaran kondisi tanah di bantaran sungai yang licin. 

Melihat, adiknya yang timbul tenggelam melawan arus sungai, sang kakak langsung berusaha menolong. 

Nahas dia justru ikut terseret arus sungai. 

Setelah dilakukan pencarian oleh warga bersama aparat kepolisian, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak jauh dari titik awal dilaporkan tenggelam. 

"Jarak penemuan korban diperkirakan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian awal," sambung Eko. 

Atas kejadian ini, Kapolsek mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di area berisiko seperti sungai.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved