Hilang Kendali, Mobil Proyek Tabrak 7 Siswi MTsN 1 Bojonegoro saat Pramuka

Tujuh anak dilaporkan mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro.

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Misbahul Munir
INSIDEN - Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) insiden kecelakaan sebuah mobil menabrak para pelajar MTsN 1 Bojonegoro yang tengah berkegiatan di halaman sekolah, Jumat (1/5/2026). Total ada tujuh anak yang menjadi korban dalam insiden nahas ini. 

Ringkasan Berita:
  • Mobil menabrak para pelajar MTsN 1 Bojonegoro yang tengah berkegiatan di halaman sekolah.
  • Tujuh siswa dilaporkan menjadi korban.

Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Suasana latihan Pramuka di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bojonegoro mendadak berubah mencekam.

Pasalnya, sebuah mobil menabrak para pelajar yang tengah berkegiatan di halaman sekolah, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Massa May Day 2026 Tagih Ulang Komitmen Khofifah Soal Kesepakatan Audiensi Hari Buruh Setahun Lalu

Akibat insiden kecelakaan tersebut, ada tujuh anak dilaporkan mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan.

Insiden kecelakaan ini bermula ketika mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi AA 1239 RN tiba-tiba hilang kendali sesaat hendak meninggalkan sekolah.

Mobil tiba-tiba meluncur bebas dan menabrak sejumlah pelajar putri yang tengah melakukan kegiatan latihanl pionering Pramuka di halaman sekolah.

Mobil akhirnya terhenti setelah menabrak tiang bendera.

Kepala MTsN 1 Bojonegoro, Saifuddin Yulianto, membenarkan insiden kecelakaan tersebut.

Menurutnya, dalam insiden ini, ada tujuh anak didiknya yang dilaporkan menjadi korban.

Mereka selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis.

"Total ada tujuh siswi kami yang menjadi korban, lima anak di antaranya saat ini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Bojonegoro," ujar Saifuddin pada awak media.

Syaifuddin mengungkapkan, dari lima korban, dua siswi harus menjalani tindakan operasi akibat luka yang cukup serius.

Satu korban dikabarkan tulang pinggulnya bergeser.

Sedangkan, satu korban lainnya mengalami keretakan pada salah satu tangannya.

"Dua masuk operasi. Satu korban yang dioperasi pinggulnya bergeser, satunya tangannya kemungkinan retak," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved