Orang Tua Pembuang Bayi Dibungkus Kresek di Driyorejo Diburu Polisi, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Bayi tak berdosa tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa pada Rabu (25/3/2026) siang.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Orang tua pembuang bayi di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tengah diburu Satreskrim Polres Gresik.
Diketahui, bayi tak berdosa tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa pada Rabu (25/3/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca juga: Kasus Aipda RD Kejar Pemuda Brebes di Pacitan sampai Meninggal Kini Ditarik ke Polda Jatim
"Benar telah ditemukan bayi laki laki berusia kurang lebih dua minggu yang sudah tidak bernyawa," kata Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, Kamis (26/3/2026).
"Satreskrim Polres Gresik sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh di sekitar lokasi guna mengamankan pelaku," lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki, memiliki berat 3 kg, panjang 51 cm, ada luka di kening.
Kemungkinan, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap, sehingga orang tua tidak menghendaki kelahiran bayi tersebut.
Kemudian bayi dibuang di TKP hingga meninggal dunia.
"Kami telah melakukan autopsi untuk mengetahui sebab kematian dari bayi tersebut," imbuhnya.
Penemuan bayi tersebut, diketahui oleh saksi bernama Maskut.
Dia sedang mencari tanaman jenis kumis kucing di lahan kosong di jalan Desa Mojosarirejo.
Saat mencari tanaman kumis kucing, saksi melihat ada kresek warna hitam tergeletak di pinggir jalan.
Dia kemudian mengecek dengan memegang bagian luarnya, dan saksi merasakan seperti benda lunak berbentuk bayi.
Akan tetapi, ia tidak berani membuka dan melaporkan penemuan tersebut ke perangkat desa.
Perangkat desa lalu menghubungi piket Reskrim Polsek Driyorejo guna penangganan lebih lanjut.
Kemudian bersama dengan bidan desa, mayat bayi dibawa ke Puskesmas Karangandong.
Saat bungkus kresek dibuka, ternyata benar berisi mayat bayi berjenis kelamin laki-laki.
Diperkirakan bayi belum meninggal dari 24 jam dan perkiraan umur kurang lebih dua minggu.
Dengan adanya penemuan tersebut, mayat bayi kemudian dibawa ke RS Ibnu Sina Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut.
| Teriakan Farikatun saat Hendak ke Kamar Mandi, Tetangga Dobrak Pintu Rumah |
|
|---|
| Namanya Dicatut Korban Penipuan SK ASN, Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Buka Suara |
|
|---|
| Korban SK ASN Palsu Bertambah Jadi 18 Orang, DPRD Gresik Minta Verifikasi & Validasi Seluruh ASN |
|
|---|
| Berdiri Sejak Tahun 1458, Masjid Jami Gresik Jadi Saksi Perkembangan Islam di Pesisir Jawa |
|
|---|
| Prediksi Kemarau Panjang, Bupati Yani Minta Gerak Cepat: Jangan Tunggu Masyarakat Krisis Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/lokasi-seorang-bayi-laki-laki-dibuang-di-Desa-Mojosarirejo.jpg)