Berita Gresik

Hendak Cari Tanaman Kumis Kucing, Warga Gresik Malah Temukan Bayi yang Meninggal karena Dianiaya

Hasil autopsi bayi laki-laki yang dibuang di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu membuat miris

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
BAYI DIBUANG - Kondisi bayi dibuang di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (25/3/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Hasil autopsi menunjukkan bayi laki-laki usia sekitar 2 minggu di Gresik meninggal akibat benturan benda tumpul di kepala, dengan luka di beberapa bagian tubuh, mengindikasikan dugaan pembunuhan.
  • Ditemukan tanda-tanda bayi sempat dirawat sebelumnya, seperti tali pusar yang sudah lepas, sebelum akhirnya dibuang.
  • Polisi masih menyelidiki kasus ini secara ilmiah untuk mengungkap pelaku, setelah jasad bayi ditemukan warga dalam kantong plastik di lahan kosong.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Hasil autopsi bayi laki-laki yang dibuang di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu membuat miris.

Bayi tak berdosa itu, diduga dianiaya terlebih dahulu hingga mengalami luka-luka.

Bahkan ada bekas benturan benda tumpul di kepala bayi berusia 2 minggu itu, menjadi penyebab meninggal dunia. Bayi tersebut diperkirakan telah meninggal sekitar 18 jam sebelum autopsi dilakukan. 

Dari hasil pemeriksaan forensik, ditemukan beberapa luka di sejumlah bagian tubuh.

“Berdasarkan hasil autopsi, terdapat luka di bagian kepala, tangan, kaki, mulut, dan hidung pada korban,” ucap Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Senin (30/3/2026).

Penyebab kematian, kata Arya sapaan akrabnya, diduga akibat benturan benda tumpul di bagian kepala. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya pendarahan di bagian belakang kepala korban.

“Selain itu, ditemukan pembengkakan pada bagian hidung dan mulut. Sehingga kuat dugaan, kasus ini bukan sekadar pembuangan bayi, melainkan pembunuhan,” jelasnya.

Baca juga: Update Penemuan Jenazah Bayi di Bondowoso, Polisi Ungkap Fakta Penting dari Autopsi

Dari hasil visum juga diketahui bahwa bayi tersebut diperkirakan telah berusia sekitar dua minggu. Kondisi itu menunjukkan korban sempat dirawat sebelum akhirnya ditemukan.

“Pada saat ditemukan, tali pusar sudah tidak ada. Diduga bayi ini sempat dirawat oleh orang tuanya,” jelas Arya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan metode scientific investigation guna mengungkap pelaku.

Bayi malang itu ditemukan pada Rabu (25/3/2026) siang. Penemuan itu bermula saat seorang warga, Maskut (37), tengah mencari tanaman kumis kucing di lahan kosong sekitar pukul 11.30 WIB. 

Ia melihat kantong plastik hitam tergeletak dan merasa curiga. Karena penasaran, Maskut mencoba memeriksa dengan menyentuh bagian luar plastik. 

Ia mengaku merasakan sesuatu yang lunak dan mencurigakan. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata kantong tersebut berisi jasad bayi, yang kemudian dilaporkan ke polisi.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved