Kasus Penganiayaan di Menganti Gresik Terungkap, Pelaku Teman Sesama Napi, Cekcok Soal Utang

Polisi memburu pelaku pembacokan yang terjadi di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik

Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
KASUS PENGANIAYAAN - Polisi saat membawa korban ANT ke rumah sakit. Polisi mengantongi identitas pelaku, yang merupakan mantan teman korban saat dipenjara, Selasa, (14/4/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Polisi telah mengantongi identitas pelaku pembacokan di Gresik
  • Pelaku dan korban merupakan mantan rekan sesama narapidana. 
  • Motif diduga karena persoalan utang piutang.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Polisi memburu pelaku pembacokan yang terjadi di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, setelah mengantongi identitas pelaku yang diketahui merupakan mantan rekan korban saat menjalani hukuman penjara.

Polisi tengah memburu keberadaan SH. 

Pria 35 tahun itu berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO) pasca tega membacok ANT. Keduanya terlibat cek cok masalah hutang piutang.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman menjelaskan bahwa pelaku merupakan rekan korban. Mereka saling mengenal saat sama-sama berstatus sebagai narapidana.

Baca juga: DPRD Jatim Minta Kasus Penipuan CPNS di Gresik Diusut Tuntas, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

Motif Utang Piutang

"Mereka terlibat peredaran gelap narkoba, setelah sama-sama bebas mereka tetap berkomunikasi," jelasnya.

Tiga hari sebelum peristiwa berdarah pada Rabu (8/4) itu, mereka berjanji untuk bertemu. Bahkan, ANT sempat memberikan lokasi untuk titik temu.

"Permasalahan ekonomi hutang piutang. Masalah itu yang diduga memicu korban," beber Arif.

Baca juga: Cekcok Berujung Pembacokan, Seorang Pria di Menganti Gresik Luka Parah

Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Menganti masih memburu keberadaan pelaku. Pihaknya juga tengah menunggu pemulihan korban. 

"Mohon waktu untuk proses penyidikan lebih lanjut," terangnya.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, warga di kawasan Desa Hulaan Kecamatan Menganti di kejutkan dengan aksi pembacokan. 

Peristiwa bermula saat korban sedang menerima telepon di sebuah gang tepi jalan sekitar pukul 8.30 WIB. Selang beberapa menit kemudian, datang pelaku SH yang mengendarai sepeda motor. Pada asat itu, sempat berbicara, namum keduanya bersitegang dan adu mulut.

Pertikaian itu pun memantik emosi S, dia pun langsung mengeluarkan sebilah pisau dari balik baju. Korban yang mengetahui hal tersebut berusaha lari ke tanah kosong. Korban dikejar dan diserang.

Dalam kondisi tak berdaya, pelaku secara membabi buta menghujani tubuh korban dengan pisau. Warga yang menyaksikan peristiwa itu berusaha menghentikan aksi bringas tersebut.

 Namun, pelaku langsung melarikan diri.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved