Korban Ketiga Perahu Tenggelam di Perairan Gresik Ditemukan 5,7 Mil Laut dari Lokasi

Pencarian atas dua ABK yang hilang setelah insiden kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik pada Sabtu, dihentikan.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Istimewa
PERAHU TENGGELAM - Suasana evakuasi jasad H Ajib di perairan Gresik, Rabu (6/5/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Korban terakhir kecelakaan kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik akhirnya ditemukan.
  • H Ajib berusia 66 tahun ditemukan meninggal dunia dengan jarak dari lokasi kejadian sekitar 5,7 mil laut.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Korban perahu muat besi 3 ton yang tenggelam di perairan Gresik pada Sabtu (2/5/2026) malam lalu, ditemukan.

Korban terakhir kecelakaan kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik akhirnya ditemukan pada Rabu (6/5/2026) pagi ini.

Baca juga: Alasan Pedagang Pasar Pagi Kesamben Menolak Direlokasi Disperindag ke Lapangan Babadan

Korban yang diketahui bernama H Ajib berusia 66 tahun ditemukan meninggal dunia setelah jasadnya terlihat oleh kapal yang melintas sekitar pukul 06.15 WIB, dengan jarak dari lokasi kejadian sekitar 5,7 mil laut.

"Kapal yang melihat korban kemudian menginformasikan penemuan tersebut dan langsung diaksi oleh Tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik," ujar Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini.

Dengan ditemukannya Ajib, maka pencarian atas dua ABK yang hilang setelah insiden kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik pada Sabtu, dihentikan.

Sebelumnya, dua korban dilaporkan masih dalam pencarian yakni atas nama Halimi (32) dan Ajib.

Halimi telah ditemukan pada hari Senin (4/5/2026) lalu, dan Ajib telah ditemukan hari ini.

Operasi SAR yang telah berjalan selama empat hari ini melibatkan berbagai unsur gabungan di antaranya tim rescue Kantor SAR Surabaya, BPBD Gresik, BPBD Jatim, Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Gresik, SAR MTA, SAR Pangkah, SARSU, Madas Gresik, Poskamladu, Gerpik, RAPI, Pos TNI AL Gresik, dan nelayan sekitar.

Pada hari kedua dan ketiga, upaya pencarian dilakukan dengan pemantauan udara menggunakan Helikopter Basarnas HR-3601.

Sedangkan penyisiran perairan juga dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU) dengan total luas area pencarian 16 mil laut persegi dengan area penyisiran yang berbeda sesuai dengan peta pencarian.

Kepala BPBD Gresik, Sukardi menambahkan, pukul 08.45 WIB, tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing, dengan telah dievakuasinya seluruh korban dalam keadaan MD, operasi SAR selesai dan diusulkan untuk ditutup.

"Pukul 09.10 WIB Operasi SAR resmi ditutup dengan hasil telah ditemukan semua korban dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.

Diketahui perahu tersebut membawa lima orang.

Yusuf (45) warga Jalan Manukan Rejo blok 4 F no 7 Kecamatan Tandes, kota Surabaya, dan Abdul Alim (31) warga Jalan Martadinata no 12 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, dalam kondisi selamat.

Sementara tiga penumpang lainnya, Sukir (42) warga Tambak dalam Kecamatan Asemrowo, Kota Surabaya, meninggal dunia.

Halimi (32) warga Keramat tinggil Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, ditemukan meninggal.

Terakhir, H Ajib (66) warga Keramat Inggil, Kecamatan Gresik, juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved