Koperasi Desa Merah Putih di Jatim
Gandeng BUMN, Pemkab Tuban Perkuat Peran KDMP Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
Gandeng berbagai elemen termasuk BUMN, Pemkab Tuban memperkuat peran KDMP agar menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Dwi Prastika
“Kendala pasti ada, tapi insyaallah mampu kita atasi. Ini kebijakan yang baik dan baru, jadi memang perlu penyesuaian serta pemahaman terutama dalam pertanggungjawaban administratif,” ucapnya.
Selain potensinya yang besar, keberadaan KDMP juga memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja di tingkat desa.
Dalam satu koperasi saja, bisa menyerap antara 5-10 tenaga kerja baru.
Kemudian terkait pengembangan ke depan, Pemkab Tuban juga menargetkan agar produk-produk unggulan lokal yang dihasilkan dari berbagai KDMP di daerah bisa menembus pasar ekspor.
Meskipun demikian, saat ini fokus pemerintah masih pada optimalisasi peluang kerja sama dengan BUMN.
“Saat ini fokus kita memaksimalkan peluang dari BUMN, tapi tidak menutup kemungkinan ke depan bisa ekspor. Misalnya koperasi pertanian dengan produk bubuk atau hasil olahan tani, bisa ikut misi dagang yang ditawarkan Ibu Gubernur Jatim ke berbagai provinsi,” tuturnya.
Saat ini, Pemkab Tuban juga terus membangun kemitraan dan membuka ruang sinergi antarinstansi, seperti dengan Pertamina, PLN, perbankan, hingga Pupuk Indonesia, guna mempercepat pengembangan koperasi di daerah.
“Kita sudah menggandeng teman-teman dari BUMN untuk menindaklanjuti komunikasi yang dibangun pemerintah. Dengan begitu, KDMP bisa tumbuh lebih cepat,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Tuban-Aditya-Halindra-Faridzky-memberikan-sambutan-saat-peluncuran-KDMP-Pucangan.jpg)