KPK OTT Wali Kota Madiun

PSI Angkat Bicara setelah Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur angkat bicara setelah Walikota Madiun, Maidi ditangkap KPK. Maidi terjaring dalam OTT KPK.

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Torik Aqua
tribunjatim.com/Sofyan Arif Candra
ANGKAT BICARA - Wali Kota Madiun, Maidi yang kini terjaring OTT KPK. PSI kini angkat bicara. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur angkat bicara setelah Walikota Madiun, Maidi ditangkap KPK.

Maidi terjaring dalam OTT KPK.

PSI kini menunggu pengumuman resmi dari KPK. 

Sebagai informasi, PSI merupakan salah satu parpol pengusung saat Maidi maju di Pilkada Madiun 2024 lalu.

Baca juga: Dulu Terima Penghargaan dari KPK, Kini Wali Kota Madiun Maidi Malah Terjaring OTT

Saat itu, Maidi berpasangan dengan Bagus Panuntun.

Bagus sendiri saat ini merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jatim. 

Wakil Ketua DPW PSI Jatim Erick Komala mengatakan, semua pihak harus menghormati proses ini. “Kita harus menghormati apa yang dilakukan oleh KPK,” kata Erick kepada TribunJatim.com saat dikonfirmasi dari Surabaya, Senin (19/1/2026). 

Erick yang juga Anggota DPRD Jatim ini enggan berkomentar banyak mengenai hal tersebut.

Terlebih mengenai substansi persoalan hukum yang berjalan. 

Ia menegaskan biarkan proses bekerja sembari menunggu pengumuman resmi dari KPK. 

OTT KPK

Sebelumnya diberitakan, KPK melaksanakan Operasi Tangkap Tangan atau OTT di Kota Madiun dan salah seorang yang diamankan adalah Wali Kota Madiun Maidi. Kabar ini pun dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. 

Saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat Senin (19/1/2026), Budi membenarkan perihal operasi senyap tersebut.

“Benar, hari ini Senin 19 Januari, tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ujar Budi.

Selanjutnya, 9 orang diantaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Salah satunya Wali Kota Madiun. Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved