Pemkab Sidoarjo Bentuk Tim Pembebasan Lahan, Flyover Gedangan Target Mulai 2027
Pemkab Sidoarjo membentuk tim lintas sektor untuk menangani pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan.
Penulis: M Taufik | Editor: Arie Noer Rachmawati
Ringkasan Berita:
- Pemkab Sidoarjo membentuk tim lintas sektor yang melibatkan BPN, kepolisian, kejaksaan, dan perangkat daerah terkait untuk menangani pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan.
- Proyek flyover ini akan mempengaruhi sekitar 160 warga. Pemerintah daerah memastikan mekanisme ganti rugi adil, melibatkan appraisal independen agar nilai kompensasi objektif dan transparan.
- Pemkab Sidoarjo menyiapkan anggaran sekitar Rp200 miliar dari total estimasi Rp340 miliar untuk pembebasan lahan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo sedang menyiapkan tim khusus yang bertugas melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan.
Tim ini yang nantinya akan bergerak melakukan pembelian lahan untuk keperluan jembatan layang di atas Perempatan Gedangan.
Tim pembebasan lahan yang dibentuk itu akan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.
Mulai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), kejaksaan, kepolisian, hingga perangkat daerah terkait.
Rencananya, tim tersebut sudah terbentuk bulan Februari 2026 ini.
Baca juga: Bupati Sidoarjo Subandi Bentuk Satgas Percepatan Izin Sekolah dan Pesantren, BPHTB Bisa Dibebaskan
Mereka kemudian bergerak melakukan sosialisasi persiapan pembebasan lahan di sejumlah titik yang bakal terkena proyek pembangunan jembatan layang.
“Targetnya, tahun 2026 ini pembebasan lahan sudah tuntas. Kemudian pembangunan fisik dimulai tahun 2027 mendatang. Dan saat ini, tahapannya sudah masuk proses pembentukan tim pembebasan lahan,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, M Bahrul Amig, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, pembebasan lahan untuk Flyover Gedangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah tahun ini.
Tahapan tersebut meliputi sosialisasi kepada warga terdampak, penilaian harga oleh appraisal independen, hingga mekanisme ganti rugi yang adil.
Baca juga: Terbongkar, Pengoplosan LPG Bersubsidi Jadi Gas Portable di Sidoarjo, Omzet Rp 30 Juta Per Bulan
160 Warga Terdampak Proyek Flyover Gedangan
Jumlah warga terdampak proyek flyover tersebut relatif terbatas, yakni sekitar 160 jiwa.
Dengan jumlah tersebut, proses pembebasan lahan diharapkan dapat berjalan bertahap dan lancar sesuai mekanisme yang berlaku.
Pemkab Sidoarjo akan berusaha memastikan penentuan nilai ganti rugi dilakukan secara objektif dengan melibatkan appraisal independen.
Langkah ini diambil agar masyarakat mendapatkan nilai kompensasi yang wajar dan transparan.
Pemkab Sidoarjo
pembebasan lahan
Flyover Gedangan
jembatan layang
Sidoarjo
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Pelatih Persita Muntab Timnya Kalah dari Persebaya, Sebut Hasil yang Tidak Pantas |
|
|---|
| Divonis Cuma 7 Bulan, Edi Pria Pengangguran Curi Alat Tukang Demi Makan, Elpirudin Rugi Rp 4 Juta |
|
|---|
| Isi Pertemuan Wapres Gibran dengan Seskab Teddy, Berbincang Selama 1,5 Jam |
|
|---|
| Isu Skandal Timnas Italia, Belum Lolos Piala Dunia 2026 Pemain Sudah Tanya Bonus |
|
|---|
| Isi Pertemuan Jokowi saat Hadiri Acara Open House Presiden Prabowo di Istana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pemkab-Sidoarjo-membentuk-tim-tangani-pembebasan-lahan-proyek-Flyover-Gedangan.jpg)