Pemkab Sidoarjo Bentuk Tim Pembebasan Lahan, Flyover Gedangan Target Mulai 2027

Pemkab Sidoarjo membentuk tim lintas sektor untuk menangani pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan.

Penulis: M Taufik | Editor: Arie Noer Rachmawati
TribunJatim.com/M Taufik
PEREMPATAN GEDANGAN - Kondisi perempatan Gedangan yang hampir setiap hari krodit karena banyaknya kendaraan berlalu Lalang. Pemerintah bakal membangun flyover di perempatan yang fenomenal ini, Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sidoarjo membentuk tim lintas sektor yang melibatkan BPN, kepolisian, kejaksaan, dan perangkat daerah terkait untuk menangani pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan
  • Proyek flyover ini akan mempengaruhi sekitar 160 warga. Pemerintah daerah memastikan mekanisme ganti rugi adil, melibatkan appraisal independen agar nilai kompensasi objektif dan transparan.
  • Pemkab Sidoarjo menyiapkan anggaran sekitar Rp200 miliar dari total estimasi Rp340 miliar untuk pembebasan lahan.

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo sedang menyiapkan tim khusus yang bertugas melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan.

Tim ini yang nantinya akan bergerak melakukan pembelian lahan untuk keperluan jembatan layang di atas Perempatan Gedangan.

Tim pembebasan lahan yang dibentuk itu akan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.

Mulai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), kejaksaan, kepolisian, hingga perangkat daerah terkait.

Rencananya, tim tersebut sudah terbentuk bulan Februari 2026 ini.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Subandi Bentuk Satgas Percepatan Izin Sekolah dan Pesantren, BPHTB Bisa Dibebaskan

Mereka kemudian bergerak melakukan sosialisasi persiapan pembebasan lahan di sejumlah titik yang bakal terkena proyek pembangunan jembatan layang.  

“Targetnya, tahun 2026 ini pembebasan lahan sudah tuntas. Kemudian pembangunan fisik dimulai tahun 2027 mendatang. Dan saat ini, tahapannya sudah masuk proses pembentukan tim pembebasan lahan,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, M Bahrul Amig, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, pembebasan lahan untuk Flyover Gedangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah tahun ini.

Tahapan tersebut meliputi sosialisasi kepada warga terdampak, penilaian harga oleh appraisal independen, hingga mekanisme ganti rugi yang adil.

Baca juga: Terbongkar, Pengoplosan LPG Bersubsidi Jadi Gas Portable di Sidoarjo, Omzet Rp 30 Juta Per Bulan

160 Warga Terdampak Proyek Flyover Gedangan

Jumlah warga terdampak proyek flyover tersebut relatif terbatas, yakni sekitar 160 jiwa. 

Dengan jumlah tersebut, proses pembebasan lahan diharapkan dapat berjalan bertahap dan lancar sesuai mekanisme yang berlaku.

Pemkab Sidoarjo akan berusaha memastikan penentuan nilai ganti rugi dilakukan secara objektif dengan melibatkan appraisal independen.

Langkah ini diambil agar masyarakat mendapatkan nilai kompensasi yang wajar dan transparan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved