DPRD Jatim Soroti Pohon Tumbang, Desak Pemerintah Jamin Keselamatan Pengendara
Banyaknya pengendara motor yang jadi korban tumbangnya pohon di jalan raya, mendapat sorotan serius dari Anggota DPRD Jatim Diana AV Sasa.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD Jatim, Diana AV Sasa, menyoroti banyaknya pengendara motor menjadi korban pohon tumbang di jalan raya
- Sasa menyoroti peristiwa tragis di jalur Magetan-Ngawi yang menewaskan seorang anak dan melukai orang tuanya akibat tertimpa pohon
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banyaknya pengendara motor yang menjadi korban tumbangnya pohon di jalan raya, mendapat sorotan serius dari Anggota DPRD Jatim Diana AV Sasa.
Anggota Komisi D tersebut mendesak agar hal ini menjadi atensi pemerintah, termasuk memikirkan skema kompensasi apabila ada korban.
Apalagi, kejadian semacam ini sampai menimbulkan korban jiwa. Sebagai informasi, beberapa waktu lalu ada peristiwa satu keluarga yang tengah berkendara di jalur Magetan-Ngawi tertimpa pohon hingga menyebabkan seorang anak meninggal dunia dan orang tuanya luka-luka.
Peristiwa semacam ini tak boleh lagi terulang. "Saya pikir dalam banyak kasus akhir-akhir ini yang terjadi masih lempar-lemparan. Oh ini ini tanggung jawab siapa gitu," kata Sasa saat berbincang dalam serial Podcast Ngobrol Bareng Dewan yang berlangsung di Magetan belum lama ini, sebagaimana dikutip Jumat (27/3/2026).
Selama ini, Sasa yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan ini termasuk dewan yang vokal menyuarakan urusan ini. Diantaranya, menyampaikan peristiwa kecelakaan di Magetan itu dalam forum Rapat Dengar Pendapat yang dihadiri berbagai stakeholder terkait di Komisi D DPRD Jatim beberapa waktu lalu.
Baca juga: 1 Keluarga Asal Ngawi Tertimpa Pohon Tumbang yang Diterjang Angin Kencang di Magetan
Sasa mengamati, dalam banyak peristiwa pengendara tertimpa pohon, terkesan saling lempar tanggung jawab dan terlalu birokratis.
Untuk urusan kompensasi atau santunan misalnya, ia mendapati belum ada skema yang mengcover. Sebab, peristiwa semacam ini dianggap kecelakaan tunggal yang tidak bisa dicover oleh Jasa Raharja.
Sasa memahami bahwa masing-masing instansi memiliki kewenangan tersendiri. Misalnya, untuk urusan jalan, pohon dan infrastrukturnya menjadi urusan sendiri.
Namun, melihat banyaknya kejadian yang menimpa pengendara sehingga Sasa mendorong agar hal ini dilakukan pembahasan bersama.
"Saya rasa ini perlu dipikir, perlu duduk bersama," jelas legislator berlatar belakang aktivis ini, dalam podcast yang dipandu oleh Jurnalis Senior Harian Surya, Mujib Anwar.
Baca juga: Pemotor Plat Merah di Jember Tertimpa Pohon Tumbang, Ibu dan Anak Dilarikan ke RS
PERLU MITIGASI
Sasa mengakui ia kerap mendapat aspirasi terkait keselamatan di jalan raya ini. Masyarakat harus terjamin keselamatannya ketika berkendara. Utamanya, pada saat musim tertentu dimana terjadi potensi cuaca ekstrem. Maka pemerintah harus melakukan mitigasi. Pemeliharaan maupun pemangkasan pohon harus intensif.
"Menurut saya jalan raya itu adalah ruang hidup. Maka menjadi hak masyarakat, menjadi haknya rakyat untuk mendapatkan jaminan keamanan di jalan raya. Pemerintah tidak perlu menunggu kecelakaan terjadi baru kemudian memberikan perhatian," tambah Sasa.
| LKPJ Gubernur 2025, DPRD Jatim Soroti Kinerja BUMD hingga Pertumbuhan Ekonomi |
|
|---|
| Komisi Disabilitas Jadi Fokus Raperda Baru DPRD Jatim |
|
|---|
| Wisata Situbondo Dinilai Mampu Dongkrak Kesejahteraan Warga, Yoyok Mulyadi Tekankan Peran Perawatan |
|
|---|
| Anggota Komisi D DPRD Jatim Soroti Infrastruktur ke Tempat Wisata di Situbondo |
|
|---|
| DPRD Jatim Segera Proses PAW Hasanuddin Usai Putusan Inkrah Kasus Hibah Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-D-DPRD-Jatim-Diana-AV-Sasa-saat-berbincang-dalam-serial-Ngobrol-Bareng-Dewan.jpg)