Sejarah di Jatim
Kayangan Api Bojonegoro, Sumber Api Abadi 'Empu Supa' di Tengah Kawasan Hutan Lindung
Api tak pernah padam di tengah kawasan hutan lindung! Ini kisah Kayangan Api Bojonegoro, fenomena alam yang penuh dengan sejarah.
Penulis: Ayesha Naila Tsabita | Editor: Mujib Anwar
Mereka percaya lokasi ini memiliki nilai spiritual yang kuat.
Kayangan Api juga pernah digunakan sebagai sumber api dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XV Jawa Timur tahun 2000, yang semakin menegaskan perannya dalam kegiatan berskala besar.
Baca juga: Sejarah Candi Tepas, Jejak Peninggalan Majapahit di Blitar yang Masih Otentik
Perkembangan Menjadi Destinasi Wisata
Seiring waktu, Kayangan Api berkembang menjadi salah satu objek wisata unggulan di Bojonegoro.
Keunikan api abadi yang berada di tengah hutan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Fasilitas di Kawasan ini pun terus dilengkapi, mulai dari pendopo, jalan akses, hingga area kuliner sederhana.
Hal tersebut membuat pengunjung lebih nyaman saat datang ke lokasi.
Jaraknya yang sekitar 20–25 kilometer dari pusat Kota Bojonegoro membuat Kayangan Api cukup mudah dijangkau.
Perjalanan menuju lokasi juga didukung akses jalan yang relatif baik.
Selain menikmati api abadi, pengunjung dapat merasakan suasana alam yang tenang, terutama saat malam hari.
Pertunjukan seni juga kerap digelar, khususnya saat bulan purnama.
Dengan perpaduan antara fenomena alam, sejarah, dan budaya, Kayangan Api menjadi salah satu destinasi yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga sarat makna bagi masyarakat Bojonegoro.
Kayangan Api
Kayangan Api Bojonegoro
Bojonegoro
Sejarah di Jatim
Tribun Jatim
sumber api abadi
Empu Supa
TribunJatim.com
wisata sejarah
Desa Sendangharjo
meaningful
hutan lindung
Majapahit
| Jejak Heroisme Museum Sepuluh Nopember, Napak Tilas Perjuangan Arek Suroboyo di Kota Pahlawan |
|
|---|
| Dari Bui Kolonial untuk Tokoh Nasional ke Wisata Sejarah, Kisah Panjang Penjara Kalisosok Surabaya |
|
|---|
| Monumen Peniwen Affair Malang, Saksi Tragedi Kemanusiaan Kekejaman Belanda yang Diakui Dunia |
|
|---|
| Klenteng Boen Bio, Pusat Ibadah Khonghucu Bersejarah di Kawasan Pecinan Surabaya |
|
|---|
| Sejarah Monumen Soerjo di Ngawi, Mengenang Tragedi Gugurnya Gubernur Pertama Jawa Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sejarah-Kayangan-Api-Bojonegoro.jpg)