Harga Plastik Naik, Perabotan Rumah Tangga di Toko Lumajang Ikut Melonjak

Kenaikan harga plastik berdampak langsung pada harga perabotan rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Imam Nawawi
Toko di Lumajang, Jawa Timur ini pasang pengumuman kenaikan harga perabotan rumah tangga, Kamis (9/4/2026) Kenaikan harga plastik juga berimbas pada nilai jual perabotan rumah tangga. 

 

Ringkasan Berita:
  • Kenaikan harga plastik membuat harga perabotan rumah tangga di Lumajang ikut melonjak.
  • Salah satu toko di Lumajang terpaksa menaikkan harga barang plastik
  • Kenaikan dipicu harga dari distributor, diduga terdampak situasi global seperti perang.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Kenaikan harga plastik berdampak langsung pada harga perabotan rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Seperti di Toko Wijaya Pangan di Jalan Kyai Ilyas Kecamatan/Kabupaten Lumajang ini, semua barang perabotan rumah tangga terbuat dari plastik naik signifikan.

Petugas tuko memasang papan pemberitahuan terhadap para konsumennya, dengan tulisan "mohon maaf apabila ada perbedaaan harga antara yang tertera di sistem dan di rak. Harga sebenarnya adalah yang tertulis di sistem.

Desi Ariyani, Staf Toko Wijaya Pangan mengatakan, hal ini sempat mengejutkan konsumen bahkan sebagai dari mereka sampai protes saat lihat adanya lonjakan harga.

"Banyak castomer yang mengeluhkan kenaikan harga, karena naiknya bisa sampai Rp 3000 sampai Rp 5000," ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, sebelum informasi kenaikan harga plastik menyebar luas banyak konsumen membatalkan pembelian dan mencari toko lain.

"Mereka kayak membandingkan harga dulu. Setelah itu mereka bilang ternyata sama ya, sama naiknya," kata Desi.

Desi mengatakan hal ini dilakukan untuk menyesuaikan harga, sebab distributor juga telah menaikan harga barang di toko.

"Karena dari distributornya juga naik. Informasinya sih kenaikkan harga plastik karena dampak perang," bebernya.

Baca juga: Harga Plastik Kemasan di Nganjuk Melambung, Penjual Pentol Bakar Jadi Resah

Desi mengatakan paling tinggi kenaikan harganya itu pada timbol plastik bahkan lonjakannya hingga Rp 7000 sendiri.

Katanya, hal ini mengakibatkan banyak konsumen selalu tanya dulu harga ke petugas sebelum beli.

"Karena banyak harga yang tidak sama, antara di rak dengan yang di nota pembelian. Makanya kami buat pengumuman kayak gini, supaya orang orang tidak kaget," katanya.

Sementara untuk sedotan dan toples plastik kenaikan harga di toko ini kisaran Rp 3000 hingga Rp 5000.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved