Sejarah di Jatim

Asal-Usul Telaga Guyang Warak Pacitan, Jejak Karst Purba yang Kini Terancam Mengering

Telaga Guyang Warak di Pacitan bukan sekadar telaga, jejak karst purba yang menyimpan sejarah unik, kini terancam menyusut dan kehilangan pesonanya.

Penulis: Regha Ayunda Bella | Editor: Mujib Anwar
geoparkgunungsewu.com
TELAGA GUYANG WARAK PACITAN - Telaga Guyangwarak adalah salah satu telaga karst di Gunung Sewu yang berair sepanjang tahun. Telaga dibentuk oleh kumpulan air hujan yang mengisi lekuk dolina. Telaga ini terletak di Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. 

Salah satu penyebab utama adalah munculnya luweng atau lubang-lubang baru di sekitar telaga yang menyerap air ke dalam tanah.

Selain itu, berkurangnya pasokan air dari sungai bawah tanah juga turut memengaruhi kondisi telaga yang semakin sulit terisi penuh, bahkan saat musim hujan.

Upaya penanganan seperti penutupan lubang dengan berbagai metode telah dilakukan, namun belum memberikan hasil yang maksimal.

Baca juga: Jejak Sejarah Gedung PTPN XI Surabaya, dari Kantor HVA hingga Saksi Perjuangan Kemerdekaan

Upaya Pelestarian Warisan Geopark

Telaga Guyang Warak merupakan bagian dari kawasan geopark yang dilindungi dan memiliki nilai penting sebagai warisan dunia.

Namun, kondisi telaga yang semakin menyusut menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan situs ini, baik dari sisi ekologis maupun potensi wisatanya.

Hingga saat ini pengelolaan telaga masih menghadapi kendala, termasuk keterbatasan kesiapan masyarakat untuk mengembangkan kawasan sebagai destinasi wisata.

Meski demikian, telaga ini tetap menarik bagi pengunjung yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang masih asri.

Dengan berbagai tantangan yang ada, Telaga Guyang Warak diharapkan dapat terus dijaga dan dilestarikan sebagai warisan alam sekaligus saksi sejarah panjang kawasan karst Pacitan.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved