Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha di Sidoarjo Mulai Lirik CNG
Kenaikan harga elpiji (LPG) nonsubsidi juga dirasa dampaknya oleh masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Khususnya para pelaku usaha FnB
Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Taufik | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/M Taufik
LPG – Tumpukan tabung elpiji 12kg di SPBU Trosobo, Sidoarjo. Beberapa waktu belakangan, stok elpiji nonsubsidi di SPBU tersebut mengalami kekosongan karena belum ada pengiriman
Beda dengan SPBU lainnya, yang sejauh ini masih tetap aman dan lancar. Di SPBU yang berada di Kloposepuluh Sukodono misalnya, stok tetap aman. Elpiji nonsubsidi di SPBU tersebut masih dijual dengan harga lama karena kulakannya juga masih lama alias sebelum harga naik.
“Belum ada dampak di sini, karena memang kami masih menjual stok lama. Sehingga harganya juga tetap harga lama, belum harga baru. Tapi nanti kalau ada kiriman baru dengan harga baru, tentu kami akan melakukan penyesuaian,” ujar Roib, pengelola SPBU Kloposepuluh.
Baca Juga
| LPG Nonsubsidi Tembus Rp228 Ribu, Pengusaha Resto di Bondowoso Ancang-ancang Naikkan Harga |
|
|---|
| PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Kenaikan LPG dan BBM Bisa Picu Harga Sektor Lain |
|
|---|
| LPG Nonsubsidi Tembus Rp228.000, Pengusaha Kuliner di Tuban Lakukan Efisiensi Operasional |
|
|---|
| Dilema Pengusaha Kuliner di Tulungagung Terdampak Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi Naik Ugal-ugalan, Banyak Pelanggan di Ponorogo Batalkan Pembelian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tumpukan-tabung-LPG-12-kg-di-SPBU-Trosobo-Sidoarjo.jpg)