Budidaya Lele di Tulungagung: Bertahan, Bangkit, dan Kini Panen Untung

Farid Andi Wibowo memilih terjun ke dunia budidaya karena melihat peluang usaha yang masih terbuka lebar.

Tayang:
Editor: Alga W
Istimewa
BUDIDAYA IKAN LELE - Farid Andi Wibowo menekuni usaha budidaya ikan lele di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. 

Namun ia memilih tetap bertahan sambil terus melakukan evaluasi di setiap periode panen.

"Setelah satu periode selesai selalu kami evaluasi. Di mana kekurangannya, apa yang perlu diperbaiki," katanya.

Usaha tersebut mulai menunjukkan perkembangan pada tahun 2024 dan terus membaik hingga sekarang.

Bahkan Farid telah menambah delapan kolam baru untuk meningkatkan kapasitas budidaya.

Hasil panen dari kolam-kolam tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah pengepul dan pasar di berbagai daerah Jawa Timur.

Farid dan para pengepul di wilayahnya mengandalkan Daihatsu Gran Max untuk kendaraan operasional
Farid dan para pengepul di wilayahnya mengandalkan Daihatsu Gran Max sebagai kendaraan operasional.

GranMax jadi Andalan Distribusi

Untuk mendukung distribusi hasil panen, Farid dan para pengepul di wilayahnya mengandalkan Daihatsu Gran Max sebagai kendaraan operasional.

Menurutnya, kendaraan niaga tersebut cukup membantu aktivitas usaha karena memiliki daya angkut besar, mesin yang kuat, dan biaya perawatan yang relatif terjangkau.

"Mayoritas pengepul di sini pakai Gran Max karena memang kuat dan irit," ujarnya.

Mobil tersebut digunakan untuk pengiriman hasil panen ke sejumlah daerah seperti Malang hingga Batu dengan mobilitas yang cukup rutin.

Farid bahkan mulai mempertimbangkan penambahan armada untuk mendukung perkembangan usahanya ke depan.

Bertahan dengan Evaluasi dan Konsistensi

Bagi Farid, usaha budidaya ikan lele mengajarkan pentingnya konsistensi dan kesiapan menghadapi risiko.

Menurutnya, tidak ada hasil yang benar-benar pasti dalam usaha budidaya.

Karena itu, ia memilih terus belajar dan melakukan perbaikan agar usaha yang dijalankan tetap berkembang.

"Jangan takut gagal, tapi juga jangan sembrono. Yang penting terus belajar dan evaluasi," tuturnya.

Dari kolam sederhana di Tulungagung, Farid perlahan membangun usaha yang kini terus berkembang dan menjadi sumber penghidupan bagi dirinya serta orang-orang di sekitarnya.

Mlaku-Mlaku Jatim: Mengangkat Cerita UMKM Lokal

Kisah Farid menjadi bagian dari program Mlaku-Mlaku Jatim, inisiatif Tribun Jatim bersama Daihatsu yang mengangkat cerita perjuangan pelaku UMKM dan usaha lokal di berbagai daerah Jawa Timur.

Melalui program ini, TribunJatim.com menghadirkan cerita inspiratif dari pelaku usaha yang terus bertahan, berkembang, dan beradaptasi di tengah berbagai tantangan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved