Prabowo Beri Bantuan Sapi Seberat Lebih dari 1 Ton ke Peternak Trenggalek, Pernah Kena PMK 

Sapi bantuan presiden (Banpres) Prabowo Subianto di Kabupaten Trenggalek diamanatkan ke satu peternak lokal. 

Tayang:
Editor: Januar
Tribun Jatim Network
SAPI BANPRES - Sapi milik Mujadi (61) peternak asal Pogalan Trenggalek menjadi pilihan. Bobot sapi 4 tahun tersebut mencapai 1,037 ton akan disembelih di salah satu Masjid Kecamatan Gandusari. 

Itu dijadikan icon apabila ada orang ingin mencari yang berukuran besar.

"Biasanya kan saya mesti punya yang besar-besar gitu, dua atau tiga. Terus tahun ini hanya satu, karena banyak PMK yang terkena semua. Ya alhamdulillah ini bisa besar, bisa 1 ton lewat," bebernya.

Pria yang setiap pasaran hewan berkeliling ke pasar hewan di Tulunggagung, Trenggalek dan juga Ngadiluwih Kediri ini merasa senang sapinya dibeli untuk Banpres Prabowo.

"Ya senang. Saya bangga kan saya memelihara dan sapi ini kalau sudah masuk (Banpres) ini kan sudah terkenal di seluruh Trenggalek. Ya alhamdulillah ini betul-betul kenyataan benar," katanya.

Untuk penggemukan yang sapinya, Pak Jadul memiliki treatment khusus. Pertama memberikan air satu kardus hingga lebih sampai habis. Kemudian juga beberapa campuran untuk penambah nafsu makan dan sehat.

"Lalu ada gemukan, polar, terus ampas sepe itu. Kemudian jagung yang diselip lembut, diberi air panas terus di dicampur," ulasnya.

Jadul sendiri mengaku sebelum dari Dinas Peternakan Trenggalek memberikan informasi akan dibeli untuk Banpres Prabowo, ada banyak yang ingin membeli juga.

Pasalnya, beberapa tahun sudah mendapatkan pelanggan dari Bogor, Jawa Barat. Lantas ia jelaskan bahwa untuk sapi ini sudah ada yang membeli suntuk persiapan Idul Adha Banpres di salah satu Masjid di Kecamatan Gandusari Trenggalek.

"Maaf Pak, ini sudah di pesan Kabupaten Trenggalek untuk Pak Prabowo," jelasnya.

Dirinya yang memang penghobi sapi sejak kecil, hingga sekarang anaknya sudah berusia 29 tahun mengakui memang hidup dari sapi.

Saat ini, ia sudah mengeluarkan 30an sapi terjual untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha 2026.

"Saya sudah lama memelihara sapi. Sampai anak saya pun yang pertama sudah 29 tahun. Ya alhamdulillah untuk hidup ke sana ke sini ini hidupnya dari sapi saja," imbuhnya.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved