3 Hal Penting Tentang Cara Penularan Hantavirus, Hewan Peliharaan Mungkin Bisa Terinfeksi

Inilah penjelasan lengkap tentang cara penularan hantavirus yang kini tengah jadi perhatian masyarakat dunia.

Tayang:
Editor: Ani Susanti
Freepik
WABAH HANTAVIRUS - Foto ilustrasi terkait cara penularan hantavirus yang dapat diwaspadai penyebab utamanya ke manusia. Bisa melalui kontak dengan urin, kotoran atau air liur hewan pengerat. 

Meskipun hewan peliharaan sering bersentuhan dengan tikus, risiko penyebaran melalui jalur ini masih sangat terbatas. 

Spesies mamalia lain (kucing, anjing, dan anjing hutan) dapat terinfeksi melalui kontak dengan reservoir utama, tetapi belum dilaporkan penularan virus dari spesies ini ke spesies lain. 

Artinya, hewan peliharaan Anda mungkin bisa terinfeksi, namun mereka kecil kemungkinan menjadi perantara untuk menularkan virus tersebut kembali kepada Anda.

Selain itu, penting untuk dicatat bahwa stabilitas virus ini berbeda dengan virus influenza atau COVID-19 dalam hal interaksi sosial manusia. 

Hingga saat ini, data medis menunjukkan tingkat keamanan yang tinggi dalam interaksi antarpasien, karena penularan dari manusia ke manusia belum pernah dilaporkan. 

Maka demikian, fokus utama pencegahan tetap tertuju pada pengendalian populasi tikus dan kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Menurut Kemenkes RI pengendalian hantavirus sangat bergantung pada pengendalian populasi tikus, perbaikan sanitasi lingkungan, edukasi Masyarakat, surveilans berbasis Risiko. 

Dalam pedoman Kemenkes RI, pendekatan yang dianjurkan mencakup pengendalian reservoir secara terpadu, perbaikan sanitasi lingkungan dan komunikasi risiko kepada masyarakat.

Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya wabah hantavirus menujukan integrasi antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Tribunnews.com

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved