Pemkab Madiun Dekatkan Layanan Adminduk Lewat Sarapan Pecel, Urus Akta hingga KTP Cukup di Desa
Bupati Madiun, Hari Wuryanto meluncurkan inovasi Sarapan Pecel atau Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, Pelayanan Efektif
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Sofyan Arif Candra Sakti
ADMINDUK - Bupati Madiun, Hari Wuryanto ditemui di Pendopo Muda Graha Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (27/4/2026). Bupati meluncurkan inovasi Sarapan Pecel untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan hingga tingkat desa/kelurahan
Layanan Sarapan Pecel ini melengkapi inovasi Dukcapil sebelumnya salah satunya adalah Senopati atau Sistem Online Pelayanan Adminduk Terintegrasi yang bisa diakses 24 jam.
"Kendalanya (Senopati) ada beberapa masyarakat yang tidak punya gawai. Nah, bagi masyarakat yang selama ini tidak bisa mengakses, masyarakat yang tidak punya gawai, bisa langsung mengakses lewat kantor desa atau kelurahan setelah ada Sarapan Pecel ini," pungkasnya.
Baca juga: Pasutri Penjual Pecel Lele Tertipu Rp 600 Juta usai Tergiur Tawaran Percepatan Berangkat Haji
Baca Juga
| Bupati Madiun Lepas 457 Calon Jemaah Haji, 85 Masuk Kategori Risiko Tinggi |
|
|---|
| Alasan Pemerintah Wacana Denda ke Warga Jika Kartu E-KTP Hilang, Wamendagri Sentil Tanggungjawab |
|
|---|
| Penjelasan Wamendagri Bima Arya soal Denda Menghilangkan KTP: Biaya Cetak Baru |
|
|---|
| Berangkat ke Tanah Suci, Puluhan ASN Pemkot dan Pemkab Madiun Ajukan Cuti Haji |
|
|---|
| Sosok Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Wacanakan Denda Menghilangkan KTP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Madiun-Hari-Wuryanto-ditemui-di-Pendopo-Muda-Graha-Kelurahan-Pangonganga.jpg)