Pembunuhan Wanita di Kos Pria Malang

Hasil Autopsi Wanita yang Tewas di Kos Pria Malang, Ada 13 Luka Sayat dan 10 Luka Tusuk

Musa Krisdianto, warga Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, tega menikam SM (23) warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, sebanyak 10 kali dengan pisau dapur.

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
REKONSTRUKSI - Tersangka Musa Krisdianto Warorowai saat melakukan adegan 18 yaitu saat mencekik korbannya dalam rekonstruksi kasus pembunuhan wanita di kos pria Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). Dengan alasan keamanan, rekonstruksi tidak dilakukan di lokasi kejadian, melainkan digelar di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota. 

Ringkasan Berita:
  • Musa tega menusuk wanita di ia ajak kencan di kosnya di Malang sebanyak 10 kali, karena tidak bisa membayar layanan open BO.
  • Korban sempat melawan saat ditikam oleh tersangka Musa.
  • Korban juga berteriak minta tolong hingga membuat warga sekitar berdatangan dan mengejar pelaku.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Musa Krisdianto Warorowai, warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tega menikam SM (23) warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, sebanyak 10 kali dengan pisau dapur.

SM merupakan wanita yang dipesan Musa untuk 'kencan' di kosnya yang berada di Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, yang juga merupakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan.

Fakta tersebut terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan wanita open Booking Online (BO) yang digelar oleh Satreskrim Polresta Malang Kota di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Selasa (13/1/2026).

Kanit 1 Satreskrim Polresta Malang Kota, AKP Wachid Arif mengatakan, pelaku menusuk korban sebanyak 10 kali, sesuai dengan hasil autopsi pada jenazah korban.

"Dari hasil autopsi pada jenazah korban, ada luka tusuk dan luka sayatan. Jadi, penusukannya dilakukan berkali-kali," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (13/1/2026).

Berdasarkan adegan dalam rekonstruksi, ternyata korban sempat melawan saat ditikam oleh tersangka Musa.

Sehingga, korban juga mengalami luka di bagian pipi.

"Jadi, jumlahnya ada 13 luka sayat dan 10 luka tusuk. Untuk luka tusuknya yaitu di bagian leher, sedangkan luka sayatan di bagian pipi," ungkapnya.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Open BO di Malang, Pelaku Minta Maaf Saat Korban Sekarat

Meski telah ditusuk berkali-kali, namun kondisi korban masih hidup dan sempat berteriak minta tolong.

Teriakan itulah yang kemudian didengar warga hingga akhirnya warga berdatangan dan mendobrak rumah kos tersangka.

"Jadi, tersangka ini menghabisi korban sebanyak dua kali. Yang pertama ditusuk, tetapi korban masih hidup dan sempat minta tolong. Karena itulah, tersangka mencekik korban sebanyak satu kali hingga akhirnya korban meninggal," pungkasnya.

Suara Teriakan

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian pembunuhan terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Ikan Gurami Nomor 19 RT 6/RW 6 Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Sabtu (27/12/2025) malam.

Kejadian terjadi sekitar pukul 22.15 WIB, berawal dari warga mendengar suara teriakan perempuan minta tolong dari arah rumah kos khusus laki-laki tersebut.

Selanjutnya, warga berdatangan dan langsung mendobrak rumah kos dan masuk.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved