Wacana Feeder Kota Malang
DPRD Kota Malang Dorong Transformasi Angkot, Disulap Jadi Feeder dan Angkutan Pelajar
DPRD Kota Malang mendorong transformasi besar-besaran pada transportasi publik, khususnya angkutan kota, agar kembali diminati masyarakat
Penulis: Benni Indo | Editor: Samsul Arifin
Perihal angkutan pelajar, Anas menjelaskan, skemanya akan memanfaatkan angkot yang disubsidi pemerintah sehingga siswa dapat menggunakan layanan secara gratis.
“Gratis untuk anak sekolah. Selama ini kan keterbatasan bus sekolah, maka kenapa tidak memberdayakan angkutan kota,” katanya.
Namun, pelaksanaan program ini masih menunggu sinkronisasi regulasi, termasuk penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai dasar penyaluran subsidi.
“Anggaran tidak bisa langsung ke sopir, harus melalui paguyuban atau koperasi. Itu yang sedang digarap secara administratif,” jelasnya.
Meski demikian, Anas mengakui program ini masih tahap awal dan akan dijalankan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Yang penting bisa jalan dulu dengan kuota tertentu. Nanti kita lihat praktiknya, baru dievaluasi dan dikembangkan,” pungkasnya.
Dengan skema ini, DPRD Kota Malang cukup optimis bahwa masyarakat Kota Malang mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-akan-menaiki-Bus-Trans-Jatim-Gajayana-koridor-Malang.jpg)