Sejarah Peringatan Maulid Nabi di Indonesia, Bermula dari Wali Songo

Perayaan Maulid Nabi merupakan wujud kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Tayang:
TRIBUNNEWS/HO
PERINGATAN MAULID NABI - Ilustrasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia pada 2018. Menurut sejarah, perayaan Maulid Nabi dirayakan oleh bangsa Arab sejak abad ke-2 H atau abad ke-8 M. 

Ketiga, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak membaca shalawat pada hari Jumat.

Dalam hadits ini, Nabi mengatakan akan mendapatkan ampunan dari segala dosa, antara Jumat ini dengan Jumat yang akan datang.  

مَنْ أَكْثَرَ الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُفِرَ لَهُ ذُنُوبُهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ  

Artinya: "Barang siapa yang banyak bershalawat kepadaku di hari Jumat, maka dosanya akan diampuni antara dua Jumat." (HR. Baihaqi).

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved