Berita Viral

Daftar Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 yang Terjaring OTT KPK, Ada 2 Pejabat dari Jawa Timur

KPK menangkap sejumlah kepala daerah terduga kasus korupsi dalam operasi tangkap tangan.

Kolase Tribunnews.com
OTT KPK - Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq menjadi salah satu kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fadia merupakan kepala daerah hasil Pilkada 2024. 

Ringkasan Berita:
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sejumlah kepala daerah terduga kasus korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT).
  • Sudah ada 10 kepala daerah yang terjaring OTT KPK. Di mana sembilan kepala daerah di antaranya telah ditetapkan menjadi tersangka.
  • Dari 10 kepala daerah yang kena OTT KPK, sembilan di antaranya merupakan bupati serta wali kota.

 

TRIBUNJATIM.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sejumlah kepala daerah terduga kasus korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Kasus yang menjerat mulai korupsi dugaan pengadaan barang dan jasa hingga dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Terbaru, KPK menangka Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Bupati Cilacap ini menambah daftar panjang kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang ditangkap KPK.

Sehingga, sejauh ini sudah ada 10 kepala daerah yang terjaring OTT KPK.

Di mana sembilan kepala daerah di antaranya telah ditetapkan menjadi tersangka.

Adapun dari 10 kepala daerah yang kena OTT KPK, sembilan di antaranya merupakan bupati serta wali kota.

Sementara satu orang lainnya berstatus gubernur.

Lantas, siapa saja 10 kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang terjaring OTT KPK? Berikut daftarnya, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Rekam Jejak Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang Kena OTT KPK, Harta Kekayaan Rp12 M

Daftar 10 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

10 kepala daerah yang ditangkap KPK tersebar di beberapa wilayah, berikut daftarnya:

1. Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terjaring OTT KPK pada Jumat (13/3/2026).

Ia ditangkap bersama 26 orang lainnya, yang mencakup ASN dan pihak swasta.

Penangkapan Syamsul Auliya Rachman diduga terkait dengan penerimaan dalam pengurusan proyek di lingkungan Pemkab Cilacap.

Adapun salah satu barang bukti yang turut diamankan dalam OTT Bupati Cilacap ini ialah uang tunai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved