Berita Viral

Kebakaran Motor di SPBU tapi APAR Tak Kunjung Dipakai, Pertamina Angkat Bicara

Motor kebakaran di SPBU namun alat pemadam api ringan (APAR) tak kunjung dipakai. Hingga akhirnya motor tersebut hangus kebakaran.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
kolase/Tangkapan layar via Tribun Jateng
KEBAKARAN - Nasib motor kebakaran di pom bensin, pemilik minta dipadamkan pakai APAR tapi pihak SPBU beralasan, Pertamina angkat bicara. 

“Bukan berarti lambat, tetapi ada tahapan prosedur yang harus dijalankan untuk mencegah risiko yang lebih besar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa dalam setiap kejadian darurat, prinsip yang dipegang oleh petugas di lapangan adalah kemanusiaan.

Pertamina, kata dia, tidak pernah mempermasalahkan penggunaan fasilitas seperti alat pemadam api ringan (APAR) untuk membantu masyarakat.

“Dalam kondisi seperti itu, bukan lagi soal operasional atau biaya, tetapi kemanusiaan. Kami juga tidak pernah meminta ganti rugi atas penggunaan fasilitas untuk penanganan darurat,” ujarnya.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan pengisian bahan bakar, terutama terkait sistem kelistrikan yang berpotensi menimbulkan percikan api.

“Ini menjadi pengingat bahwa kejadian seperti ini bisa terjadi kapan saja. Penting untuk memastikan kendaraan dalam kondisi aman sebelum digunakan,” pungkasnya.

Viral di Medsos

Beredar video viral di media sosial seorang pria yang berusaha memadamkan kendaraan yang terbakar di area SPBU Sriwijaya Semarang menggunakan kain hitam yang sudah basah.

Video tersebut berdurasi 27 detik, yang memuat tulisan kronologi kejadian sebagai berikut:

Maaf ya gabisa bales satu-satu, yang tanya kenapa kok jahat pom-nya ini kujelasin kronologinya.

Jadi waktu habis isi bensin, motor saya keluar api. Mungkin konslet di pengapian/kelistrikan.

Nah saya lari ke orang pom, mohon agar dipadamkan menggunakan APAR, tetapi pihak pom tidak boleh dengan alasan mahal alias dipersulit.

Padahal APAR itu gak seberapa harganya, lebih baik kehilangan 1–2 jt daripada harus ilang 14 jt.

Nah saya padamkan sendiri tanpa bantuan mereka.

Gak ada yang mendekat, malah mereka bilang jauhin motornya dari pom sambil ditarik.

“Kalau bahaya kenapa enggak dipadamkan?” Padahal itu tanggung jawab pom, karena secepat mungkin kalau ada api pihak pom harus memadamkan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved