Berita Viral
Suro Warga Banyuwangi Dihajar Bule Rusia Perkara Volume Sound System, Alat Nyaris Dirusak
Pemilik sound system, Muhammad Suro Hadinoto (57) dihajar seorang warga negara Rusia berinisial FA.
Khawatir peralatannya rusak, secara spontan Suro mendorong FA dan memberi isyarat agar FA mundur dan menjauh, tidak merusak peralatannya.
"Alat saya itu baru saya perbaiki sebelum disewakan, habis Rp 10 juta, kalau rusak lagi, saya tekor. Mencegah itu, saya berniat untuk melindungi peralatan saya," terangnya.
Baca juga: Viral Bule Italia Jalani Ikrar Mualaf dan Nikahi Warga Ngrayun Ponorogo, KUA Buka Suara
Selamatkan Sound System, Suro Justru Dihajar
Awalnya Suro hanya bermaksud untuk mendorong pria yang tubuhnya 1,5 kali lebih besar dari dirinya itu agar menjauh.
Namun Suro justru mendapatkan penganiayaan dari FA.
Suro mendapatkan pukulan di bagian pangkal hidung.
Pukulan kedua mengarah ke wajahnya, namun ia menghindar dan pukulan melesat ke rahang kanannya.
"Habis mukul itu, dia kabur naik mobil. Saya mau kejar dia untuk pertanggungjawabannya karena mukul dan rusakin alat saya, saya kejar," tutur bapak dua anak itu.
Namun upayanya itu dihentikan tiga satpam di lokasi dan mereka jatuh bersamaan, menyebabkan kaki kanannya terkilir.
Setelah mengalami penganiayaan, Suro segera melakukan visum dan melaporkan kejadiannya ke polisi.
Meski seusai kejadian, rekan dari pelaku sempat mendatanginya untuk meminta maaf dan mengajak berdamai, namun Suro menolak serta tetap melanjutkan ke proses hukum.
"Biar ada efek jera supaya dia tidak berbuat semena-mena," ucapnya.
Baca juga: Respon Pertamina usai Bule asal Jerman Amuk Petugas SPBU yang Tak Mau Isi Solar ke Truknya
Proses Hukum Masih Berlanjut
Kini, Suro mulai beraktivitas normal sebagai pedagang ikan yang setiap hari pulang pergi Situbondo-Banyuwangi, namun luka akibat penganiayaan itu masih dirasakannya.
Tidak jarang ia masih merasakan nyeri, meski tidak sesakit di awal, saat ia bahkan tidak bisa mengunyah makanan karena sakit di rahangnya.
"Sekarang alhamdulillah sudah mendingan, tapi ya namanya proses hukum harus tetap jalan. Saya dapat informasi kalau saat ini sudah naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan," terangnya.
Sementara itu, dikonfirmasi, Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Eko Pambudi membenarkan bahwa proses hukum kasus tersebut masih berlanjut.
"Sampai saat ini belum ada (mediasi) ya, proses tetap berlanjut," tandasnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
| Penjual Es Naikkan Rp1.000 Diprotes Pembeli, Cari Omzet Seratus Ribu Susah Terimbas Harga Plastik |
|
|---|
| 1 Keluarga Telantar usai 3 Bulan Jalan Kaki dari Semarang ke Sumatera, Diselamatkan saat Kelelahan |
|
|---|
| Sebulan Beraksi Dapat Rp 400 Juta, 4 Pelaku Pamerkan Tumpukan Uang Palsu untuk Yakinkan Korban |
|
|---|
| Rumah Mantan Polisi Dijarah Gerombolan Pemuda Tawuran, Penghuni Lapor Tapi Polisi Datang Terlambat |
|
|---|
| Daftar Fasilitas Gubernur-Wagub Kaltim yang Anggarannya Rp 25 M Selain Rumah, Alat Dapur Rp 600 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/warga-Banyuwangi-dihajar-bule-Rusia-perkara-volume-sound-system.jpg)