Haji 2026
Tak Bisa Sentuh Hajar Aswad? Simak Doa dan Tata Cara Tawaf saat Haji
Umat Islam disunnahkan untuk mencium atau menyentuh Hajar Aswad ketika memulai tawaf sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Hajar Aswad merupakan batu hitam yang terletak di salah satu sudut Ka'bah, tepatnya di sudut tenggara atau di sebelah kanan pintu Ka'bah.
Batu ini memiliki kedudukan istimewa dalam ibadah haji dan umrah karena menjadi titik awal dan akhir tawaf mengelilingi Ka'bah.
Banyak jamaah berusaha mencium atau menyentuh Hajar Aswad sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Kementerian Agama menjelaskan dalam sejarah Islam, Hajar Aswad diyakini berasal dari surga dan diturunkan Allah SWT kepada Nabi Adam AS sebagai penanda tempat ibadah pertama di bumi.
Seiring berjalannya waktu, batu tersebut kemudian tetap dijaga dan menjadi bagian penting dari Ka'bah.
Saat Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, membangun kembali Ka'bah, Hajar Aswad ditempatkan di salah satu sudut bangunan Ka'bah.
Batu ini bukan untuk disembah, melainkan menjadi simbol ketaatan dan jejak tradisi para nabi dalam beribadah kepada Allah SWT.
Sejarah penting Hajar Aswad juga terjadi beberapa tahun sebelum Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul.
Saat itu, Ka'bah mengalami kerusakan sehingga para pemuka Quraisy sepakat melakukan pemugaran.
Namun, mereka berselisih tentang siapa yang paling berhak meletakkan kembali Hajar Aswad ke tempatnya semula.
Perselisihan itu hampir memicu pertengkaran besar antar-kabilah Quraisy.
Nabi Muhammad SAW yang saat itu dikenal bijaksana kemudian memberikan solusi damai.
Beliau membentangkan kain, lalu meletakkan Hajar Aswad di tengah kain tersebut.
Setelah itu, setiap pemimpin kabilah diminta memegang ujung kain dan bersama-sama mengangkatnya.
Rasulullah SAW kemudian mengambil batu itu dan meletakkannya kembali di posisi semula.
| Rahasia Panjang Umur Mbah Ropingi yang Naik Haji di Usia 103 Tahun, Sehari-hari Masih Berkebun |
|
|---|
| Jemaah Haji Bisa Kirim Oleh-oleh dari Makkah ke Indonesia, Segini Tarifnya |
|
|---|
| Kisah Nafesa Aryasatya, Jemaah Haji Termuda Bondowoso 2026 Bawa Mimpi Jadi Tentara |
|
|---|
| 1.312 Jemaah Haji Banyuwangi Diberangkatkan dalam 5 Kloter, Jemaah Tertua Berusia 103 Tahun |
|
|---|
| Bupati Bondowoso Lepas 548 Calon Jemaah Haji Kloter 85 dan 86, Titip Doa untuk Bangsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-jemaah-haji-di-Masjidil-Haram-Makkah-ilustrasi-haji-ilustrasi-kabah.jpg)